RadarJombang.id - Pengasuh PP Darul Ulum Rejoso, Jombang sekaligus Dewan Pertimbang MUI Jombang, KH Cholil Dahlan, menjelaskan pentingnya selalu ingat Allah SWT.
Agar tidak mudah kena pengaruh buruk.
’’Abu Bakar Assiddiq radiyallahu anhu berkata, ada anam perkara yang mengajak manusia pada enam perkara,’’ tuturnya.
Pertama, iblis mengajakmu meninggalkan agama. Iblis mengajak untuk meninggalkan syariat.
Orang yang memenuhi ajakan iblis, maka hilanglah agamanya, yakni agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam.
Kedua, nafsu mengajakmu berbuat maksiat. Nafsu amarah mengajak kita pada maksiat.
Orang yang memenuhi ajakan nafsu, maka hilanglah ruhnya, yakni hakikat manusianya.
Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Allah SWT membuat perumpamaan dengan satu jalur jalan yang lurus.
Pada dua lambung jalan itu terdapat dua gapura dengan beberapa pintu yang terbuka. Pada pintu-pintu itu terpandang kelambu.
Pada ujung jalan terdapat seorang yang menyeru: ’’Wahai manusia semua saja, masuklah pada jalan ini, lurus tanpa membelok.’’
Sementara ada pula pengundang lain dari atas yang menyeru: ’’Celaka kamu, jangan dibuka pintu itu! Kalau kamu buka, maka kamu harus masuk.’’
Jalan dalam kiasan ini adalah Islam. Dua gapura adalah batasan-batasan Allah SWT. Pintu-pintu terbuka ialah larangan-larangan Allah SWT.
Pengundang pada ujung jalan ialah Kitab Allah SWT. Pengundang dari atas ialah nasihat Allah SWT yang ada dalam hati orang muslim.
Ketiga, hawa memanggilmu menuju syahwat. Syahwat mengajak kita untuk melampiaskan keinginan.
Orang yang memenuhi hawa, maka hilanglah akalnya.
Keempat, dunia mengajakmu agar memilihnya melupakan akhirat. Mendahulukan dunia atas akhirat.
Orang yang memenuhi ajakan dunia, maka akan hilang akhiratnya, karena dunia dapat membahayakan akhirat.
Kelima, anggota tubuh mengajakmu berbuat dosa-dosa.
Anggota tubuh mengajak kita untuk berbuat dosa. Orang yang memenuhi ajakan anggota badan, maka hilanglah surga darinya.
Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Setiap hamba mempunyai dua rumah, satu rumah di surga dan yang lainnya rumah di neraka.
Adapun orang mukmin, dia membangun rumahnya di surga dan dia menghancurkan rumahnya yang ada di neraka.
Adapun orang kafir, maka dia menghancurkan rumahnya di surga dan membangunnya di neraka.
Keenam, Allah Yang Maha Perkasa mengajakmu menuju surga dan ampunan. Zat Yang Maha Perkasa mengajak kita ke surga dan ampunan.
Orang yang memenuhi ajakan Allah SWT, maka hilanglah kejelekannya dan dia mendapatkan semua kebaikan.
Nabi bersabda: Tidak akan masuk surga seorang pun, melainkan dia akan melihat tempat duduknya di neraka kalau dia berbuat jelek, agar bertambah syukur.
Dan tidak akan masuk neraka seorang pun, melainkan dia akan melihat tempat duduknya di dalam surga kalau dia berbuat baik, agar menjadi penyesalan padanya.
Warga toriqoh dibimbing zikir dengan kaifiyah dan haiah tertentu agar zikir mudah masuk ke dalam hati.
Jika zikir sudah masuk ke dalam hati, maka akan mudah mengikuti seruan Allah subhanahu wa ta’ala. (jif/naz)
Editor : Ainul Hafidz