Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Toriqoh 297, Enam Hal Terasing

Rojiful Mamduh • Selasa, 7 Mei 2024 | 14:40 WIB

 

Rubrik Toriqoh oleh KH Cholil Dahlan
Rubrik Toriqoh oleh KH Cholil Dahlan

RadarJombang.id - Pengasuh PP Darul Ulum Rejoso, Jombang, KH Cholil Dahlan, menjelaskan hal yang terasing.

’’Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Enam hal terasing pada enam tempat,’’ tuturnya.

Pertama, masjid terasing di kalangan masyarakat yang tidak salat di dalamnya. Allah SWT berfirman dalam QS Attaubah 18.

Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah SWT dan hari kiamat.

Serta tetap mendirikan salat, menunaikan zakat dan tidak takut kepada siapapun selain kepada Allah SWT.

Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.

Masjid akan makmur jika berada ditengah umat yang iman dan mau salat berjamaah.

Sebaliknya, masjid akan asing ditengah masyarakat yang tidak salah jamaah. Makanya sejak kecil anak laki-laki harus dilatih salat jamaah di masjid.

Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bahkan sampai mengancam membakar rumah orang yang tidak salat jamaah di masjid.

Nabi juga bersabda; Tidak diterima salat orang yang rumahnya dekat masjid namun tidak salat fardu berjamaah di masjid.

Baca Juga: Toriqoh 294, Momen Idul Fitri Adalah Silaturahmi yang Paling Murni

Kedua, mushaf Alquran akan terasing di rumah mereka yang tidak mau membacanya.

Makanya anak-anak harus diajari senang baca Alquran. Nabi bersabda, ajarilah anakmu tiga hal.

Cinta Nabi, cinta keluarga Nabi dan membaca Alquran. Nabi bersabda, terangilah rumahmu dengan bacaan Quran.

Rumah yang tidak pernah dipakai baca Quran seperti kuburan.

Ketiga, ajaran Alquran terasing di dalam hati orang fasik.

Fasik yakni orang yang gemar melakukan maksiat. Meskipun hafal Quran, jika dia fasik, maka Alquran menjadi asing di hatinya.

Makanya kita harus menjalankan semua yang diperintahkan Alquran. Serta meninggalkan hal yang dilarang Alquran.

Kita meniru Nabi Muhammad SAW yang akhlaknya Alquran.

Keempat, wanita muslimah yang salehah terasing di tangan laki-laki zalim yang buruk perangai. Contohnya Asiah istri Firaun.

Kelima, laki-laki muslim yang saleh terasing di tangan wanita hina yang buruk perangai.

Seperti Nabi Nuh alaihissalam dan Nabi Luth alaihissalam yang istrinya tidak beriman.

Makanya Nabi Muhammad SAW memerintahkan mencari pasangan berdasarkan kriteria agama.

Baca Juga: Toriqoh 291: Waspada! Ini Bahayanya Memiliki Sifat Panjang Angan

Agar setelah menikah, wanita yang salehah semakin salehah. Lelaki yang saleh semakin saleh.

Keenam, ulama terasing di tengah masyarakat yang tidak memperhatikan petuahnya.

Makanya ulama harus mengamalkan dan mengajarkan ilmunya. Sedangkan orang yang awam wajib terus belajar ilmu agama.

Dalam QS Fatir 28 ditegaskan; Sesungguhnya yang takut kepada Allah SWT di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama.

Tugas ulama yakni memberi teladan dan ajakan untuk takut kepada Allah SWT.
Nabi bersabda; Ulama adalah lampu penerang umat.

Nabi Muhammad SAW memberi penegasan; Sesungguhnya di-hari kiamat Allah SWT tidak akan memandang mereka yang mengabaikam ulama dengan pandangan kasih sayang.

Warga toriqoh dibimbing zikir dengan kaifiyah dan haiah tertentu agar zikir mudah masuk ke dalam hati.

Jika zikir sudah masuk ke dalam hati, maka akan senang kumpul dengan ulama. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#hal #terasing #KH Cholil Dahlan #Enam #PP Darul Ulum Rejoso #Jombang #Toriqoh