Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Binrohtal 2.151, ini Hal Penting dan Manfaat dari Halal Bihalal

Rojiful Mamduh • Kamis, 18 April 2024 | 23:36 WIB

 

Binrohtal di Masjid Polres Jombang
Binrohtal di Masjid Polres Jombang

RadarJombang.id -  Ustad Addin Mustaqim Alhafiz, menjelaskan pentingnya dan manfaat keiatan halal bihalal.

’’Halalbihalal membuat kita kelak di akhirat tidak menjadi orang bangkrut,’’ tuturnya saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Senin (15/4).

Dengan puasa dan salat malam di bulan Ramadan, dosa-dosa yang langsung terhadap Allah SWT telah diampuni.

Sesuai sabda Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam. Barangsiapa puasa Ramadan karena iman dan mencari pahala Allah, maka akan diampuni dosanya yang telah berlalu.

Barangsiapa mendirikan ibadah qiyamul lail di bulan Ramadan karena iman dan mencari pahala Allah SWT, maka akan diampuni dosanya yang telah berlalu.

Setelah itu, kita bersilaturahmi dengan tujuan utama untuk saling memaafkan dan saling menghalalkan melalui halal bihalal.

Jangan sampai kesalahan-kesalahan terhadap sesama manusia kelak menjadi ganjalan dan menyita modal amal baik kita.

Sehingga kita benar-benar Lebaran. Lepas dari dosa yang berhubungan dengan sesama manusia.

Serta terbebaskan dari dosa-dosa yang langsung terhadap Allah SWT. 

Suatu ketika, Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bertanya kepada para sahabat.

’’Tahukah kalian siapa yang disebut orang bangkrut?’’

 Mereka menjawab, ’’Orang bangkrut ialah orang yang sudah tak lagi punya uang dan barang.’’

Nabi Muhammad SAW bersabda:

Sesungguhnya orang bangkrut di antara umatku ialah yang datang di hari kiamat kelak dengan membawa pahala-pahala salat, puasa, dan zakat. Seakan-akan dia akan masuk surga.

Namun dia pernah mencaci, menuduh, memakan harta orang, mengalirkan darah orang, dan memukul orang.

Maka pahala-pahala kebaikannya, akan diambil dan diberikan kepada orang-orang yang telah ia zalimi.

Jika pahala kebaikannya habis sebelum semua yang menjadi tanggungannya dipenuhi, maka akan diambil dosa orang-orang itu dan ditimpakan kepadanya.

Kemudian dia pun dilemparkan ke neraka.

Ini menunjukkan pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama manusia.

Sering kita menyaksikan orang yang mengandalkan amal ibadahnya untuk keselamatan dan kebahagiaan akhirat.

Orang ini yakin akan selamat dari neraka dan akan masuk ke surga karena merasa sudah melaksanakan salat, puasa, zakat, dan haji.

Bahkan dia memandang sebelah mata kepada orang lain yang dinilainya tidak setekun dirinya dalam beribadah.

Sedemikian yakinnya dia dengan ritualnya sehingga tidak merasa perlu menjaga hubungan baik dengan sesama. Sehingga mudah melecehkan orang lain.

Baca Juga: Binrohtal 2.146, Meningkatkan Kedermawanan

Sudah haji tapi memperlakukan buruhnya secara tidak manusiawi.

Rajin puasa tapi memakan harta rakyat. Rajin salat tapi merampas hak orang lain.

Rajin khotbah tapi memprovokasi untuk melakukan tindakan kekerasan terhadap sesama.

Beragama tapi melakukan tindakan sewenang-wenang kepada hamba-hamba Allah karena merasa lebih benar dan lebih dekat kepadaNya.

Orang-orang yang di dunia banyak menyakiti dan merampas hak orang akan bangkrut di akhirat. (jif/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#penting #manfaat #Binrohtal #Lebaran #Halal Bihalal