RadarJombang.id - Pondok Pesantren Gadingmangu di Desa Gadingmangu Kecamatan Perak, Jombang mengisi Ramadan dengan kegiatan yang inspiratif.
Mereka menggelar buka bersama Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat sekaligus santunan anak yatim.
Dalam kegiatan itu, dilakukan pula pemberian sembako bagi masyarakat pra sejahtera di lingkungan pondok, Rabu (3/4).
Kegiatan yang dilaksanakan di aula Ponpes Gadingmangu dihadiri Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kesejahteraan Rakyat Hukum dan Politik Pemkab Jombang, M Saleh, yang mewakili Pj Bupati Jombang, Sugiat.
Juga Ketua DPD LDII Jombang, Drs Widodo, dan Pimpinan Ponpes Gadingmangu, KH Basiya Adhi Banadi.
Acara itu, juga dihadiri keluarga besar DPD LDII dan keluarga besar Ponpes Gadingmangu.
110 anak yatim dan 200 warga pra sejahtera penerima bantuan sembako juga dihadirkan dalam kegiatan itu.
Humas Ponpes Gadingmangu, Toto Raharjo, menyampaikan, kegiatan buka bersama sekaligus santunan anak yatim dan masyarakat pra sejahtera merupakan wujud kepedulian pondok kepada masyarakat setempat.
Kegiatan itu, juga rutin dilakukan sebagai bentuk kepedulian Ponpes Gadingmangu yang ada di tengah masyarakat.
"Selain untuk menjalin hubungan yang harmonis, ini juga sebagai bentuk kesetiakawanansosial kami,’’ urainya.
Ia berharap, kegiatan tersebut dapat bermanfaat untuk anak yatim sekaligus masyarakat pra sejahtera dalam menyambut Lebaran Idul Fitri.
Utamanya, dapat membantu dan meringankan beban di masa-masa yang sulit ini.
"Seperti kita tahu, harga sembako masih tinggi karena mengalami kenaikan,’’ jelasnya.
Terpisah, Pj Bupati Jombang, Sugiat, yang diwakili M Saleh, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ponpes Gadingmangu dan keluarga besar LDII Jombang yang berkontribusi nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Santunan itu, dinilai M Saleh dapat memperkuat hubungan baik antara Ponpes Gadingmangu dan masyarakat.
"Saya berharap, kegiatan ini dapat dilakukan secara rutin setiap tahunnya,’’ ungkapnya.
Kegiatan tersebut juga sebagai upaya membantu program Pemkab Jombang untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem yang ada di Jombang.
’’Program ini sangat positif. Ini juga sebagai upaya membantu program pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,’’ tegasnya. (ang/jif/riz)
Editor : Achmad RW