Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Toriqoh 292: Tanda Zuhud

Anggi Fridianto • Selasa, 2 April 2024 | 00:15 WIB
Rubrik Toriqoh oleh KH Cholil Dahlan
Rubrik Toriqoh oleh KH Cholil Dahlan

Radarjombang.id - Pengasuh PP Darul Ulum Rejoso, KH Cholil Dahlan, menjelaskan tanda zuhud. ’’Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Tanda zuhud itu ada tuhuh,’’ tuturnya.

Pertama, kamu mencintai apa-apa yang dicintai Penciptamu. Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Seseorang baru akan bisa merasakan manisnya iman ketika Allah SWT dan Rasulullah telah dia cintai melebihi apapun.

Tanda orang cinta Allah SWT adalah mencintai apapun yang dicintai oleh Allah SWT.

Kedua, kamu benci terhadap apa-apa yang dibenci Penciptamu. Orang yang cinta itu identik. Karena kita cinta Allah SWT, maka kita juga membenci apapun yang dibenci oleh Allah SWT. ’’Yang paling dibenci oleh Allah SWT yakni kezaliman yang besar (zulmun azim) yakni menyekutukan Allah SWT,’’ tegasnya.

Sebagaimana disebutkan dalam QS Luqman 13. Dan ingatlah ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.

Ketiga, kamu keluar dari dunia yang halal seperti kamu keluar dari dunia yang haram. Karena halalnya menjadi hisab, dan yang haramnya menjadi siksaan. ’’Hisab itu termasuk siksa. Karena antre menunggu hisab saja ribuan tahun,’’ paparnya.

 Baca Juga: Toriqoh 290, Makna Dari Selamat dan Nikmat Sempurna

Agar hisab kita ringan, harus banyak harta yang disedekahkan. ’’Dengan sedekah, kita seperti menitipkan beban sehingga hisab ringan,’’ urainya. Seperti orang yang bepergian dengan membawa beban berat.

’’Jika dia bepergian membawa tas besar sendirian, pasti akan menderita. Tapi jika sebagian isi tasnya disuruh membawakan orang lain, pasti bebannya lebih ringan,’’ urainya.

Keempat, kamu harus menyayangi orang-orang muslim, seperti kamu menyayangi  dirimu sendiri. Rasulullah bersabda; Tidak iman salah seorang dari kamu hingga ia mencintai muslim lain seperti dia mencintai dirinya sendiri.

Kelima, kamu harus mencegah dari perkataan yang tidak bermanfaat bagimu, seperti kamu mencegah dari perkara yang haram.

Rasulullah bersabda; Salah satu tanda sempurnanya Islam seseorang adalah meninggalkan hal-hal yang tidak manfaat. Karena hal yang tidak manfaat lebih dekat kepada keharaman.

Keenam, kamu harus mencegah dari makan yang banyak, seperti kamu mencegah dari harta duniawi dan hiasannya, seperti kamu mencegah dari api. Rasulullah bersabda; Tidak ada sesuatu yang paling dibenci Allah SWT kecuali perut yang kekenyangan dengan makanan yang halal.

Ketuhuh, kamu harus memendekkan angan-anganmu tentang dunia, maka inilah zuhud di dunia. Tidak perlu berangan-angan hidup ratusan tahun bersama anak cucu hingga tujuh turunan. Sehingga membuat rakus terhadap dunia.

Asal kita punya jatah untuk hidup hari ini dan besok sudah cukup. Ini agar kita bisa lebih fokus mencari bekal untuk kehidupan akhirat.

Warga toriqoh dibimbing zikir dengan kaifiyah dan haiah tertentu agar zikir mudah masuk ke dalam hati. Jika zikir sudah masuk ke dalam hati, maka akan mudah melaksanakan tujuh tanda zuhud diatas. (jif/naz/ang)

 

Editor : Anggi Fridianto
#KH Cholil Dahlan #peterongan #Jombang #Toriqoh #Rejoso #ponpes darul ulum