RadarJombang.id - Pengasuh PP Almasruriyah Tebuireng, Jombang Gus Variz Muhammad Mirza, menjelaskan pentingnya ihsan.
’’Ihsan yakni melakukan setiap hal dengan sebaik-baiknya,’’ tuturnya saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Selasa (20/2).
Gus Mirza cerita, suatu ketika Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam kedatangan tamu malaikat dalam wujud manusia.
Dia bertanya apa itu Islam? Nabi menjawab; Syahadat, salat, zakat, puasa dan haji. Si tamu pun membenarkan.
Dia bertanya lagi, apa itu iman? Nabi menjawab; Iman kepada Allah, iman kepada malaikat, iman kepada kitab, iman kepada nabi dan rasul, iman kepada hari akhir dan iman kepada qada dan qadar.
Lagi-lagi si tamu membenarkan.
Lalu dia bertanya lagi, apa itu ihsan? Nabi menjawab; Engka menyembah Allah SWT seakan-akan melihatNya. Apabila tidak mampu melihatnya, maka sesungguhnya Allah melihatmu.
’’Ihsan ini sangat dibutuhkan untuk menyongsong Indonesia emas 2045,’’ terangnya.
Sebab Indonesia perlu meningkatkan sumberdaya manusia (SDM) untuk bersaing dengan negara-negara lain.
’’Agar menjadi SDM yang unggul, umat Islam perlu menerapkan ihsan,’’ tegasnya.
Baca Juga: Binrohtal 2.119, 6 Hal yang Bisa Merusak Hati
Ihsan adalah melakukan sesuatu seakan-akan kita melihat Allah.
Jika tidak, maka Allah yang melihat kita. Apabila kesadaran tersebut diresapi, maka setiap orang Islam akan bersungguh-sungguh karena merasa dalam pengawasan-Nya.
’’Dalam makna yang lebih luas, ihsan bisa juga kita maknai dengan ‘integritas’, yaitu melakukan setiap hal dengan sebaik-baiknya,’’ terangnya.
Integritas menjadi penting karena sesungguhnya kita memiliki berbagai peran dalam sehari-hari.
Boleh jadi di rumah kita adalah bapak, ibu, atau kakak. Di tempat kerja, kita adalah manager, staf atau direktur.
Di masyarakat, kita adalah tokoh, ketua RT, takmir, dan lain-lain.
’’Atas kompeksitas tersebut, Islam menganjurkan kita untuk memiliki integritas. Melakukan semua dengan sebaik-baiknya. Jika tidak yang paling baik, setidaknya yang terbaik di levelnya masing-masing,’’ tandasnya. (jif/naz/fid)
Editor : Ainul Hafidz