Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Sering Tidur Setelah Subuh? Hati-hati, Karena Bisa Menghambat Rezeki, Berikut Penjelasannya!

Magang • Rabu, 17 Januari 2024 | 21:00 WIB
Ilustrasi gambar seseorang tidur pagi setelah waktu subuh
Ilustrasi gambar seseorang tidur pagi setelah waktu subuh

RadarJombang.id - Tidur adalah hal yang sangat penting bagi manusia. Namun tidur setelah waktu subuh, merupakan kebiasaan yang harus dihindari.

Bukan tanpa alasan tidur setelah subuh harus dihindari, karena kebiasaan itu akan menghambat rezeki.

Tidur adalah keadaan di mana mata tertutup selama beberapa waktu dan memberikan istirahat total bagi otak dan tubuh.

 

Ketika seseorang tidur, kesadaran mereka menurun, tetapi fungsi otak masih berfungsi dan penting untuk mengatur fungsi yang lainnya seperti pencernaan, jantung dan pembuluh darah.

Hal ini tidak mengganggu sirkulasi darah, paru-paru, jantung, hati, dan organ dalam lainnya yang penting.

Namun, walaupun begitu banyak manfaat dari tidur, ada waktu yang tidak dianjurkan bahkan di larang untuk tidur yakni tidur selepas waktu subuh. 

Dalam agama Islam, tidur setelah subuh sangat tidak dianjurkan.

Bahkan beberapa ulama dengan tegas menyatakan hukumnya adalah makruh (jika tidak ada udzur atau kebutuhan).

Selain itu, waktu subuh juga tenmpat dimana Allah menurunkan banyak berkah dan rezeki.

Maka, jika seseorang tidur pada waktu tersebut, dia tidak mendapatkan keberkahan dan berpotensi mengurangi rezeki.

Baca Juga: Lahir Pada Bulan Januari, Berikut Salah Satu Kisah Singkat yang Melatari Berdirinya Jamiyah Nahdlatul Ulama

Adapun hukum yang menjelaskan tidur setelah sholat shubuh ada beberapa ulama menjelaskan hukumnya adalah makruh.

Seperti menurut Urwah bin Zubair berkata sebagai berikut:

كان الزبير ينهى بنيه عن التصبح ( وهو النّوم في الصّباح )

Artinya: “Zubair bin Awwam melarang anaknya tidur setelah subuh.”

Muhammad bin Abi Bakr, bin Ayyub bin Sa'd al-Zar'i, al-Dimashqi seorang ulama ahli fiqih yang lebih dikenal dengan nama Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah berkata:

وَنَوْمُ الصُّبْحَةِ يَمْنَعُ الرِّزْقَ؛ لِأَنَّ ذَلِكَ وَقْتٌ تَطْلُبُ فِيهِ الْخَلِيقَةُ أَرْزَاقَهَا، وَهُوَ وَقْتُ قِسْمَةِ الْأَرْزَاقِ، فَنَوْمُهُ حِرْمَانٌ إِلَّا لِعَارِضٍ أَوْ ضَرُورَةٍ،

Artinya: “Tidur setelah subuh mencegah rezeki, karena waktu subuh adalah waktu mahluk mencari rezeki mereka dan waktu dibagikannya rezeki. Tidur setelah subuh suatu hal yang dilarang (makruh) kecuali ada penyebab atau keperluan.”

Nabi Muhammad SAW, juga menganjurkan kepada umatnya supaya senantiasa tidak tidur selepas waktu subuh.

Karena hal tersebut berkaitan dengan rezeki. Rasulullah SAW. bersabda yang artinya:

“Seusai shalat fajar (subuh), janganlah kamu tidur sehingga melalaikan kamu untuk mencari rizki” (HR Thabrani).

Melihat dari beberapa referensi diatas, maka patutlah seseorang untuk menghindari dirinya dari tidur setelah subuh. Karena itu merupakan salah satu penghambat rezeki. (mg1/riz)

Editor : Achmad RW
#Setelah #tidur #rezeki #subuh