Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Renungan Minggu 174, Jangan Menunda-nunda Waktu!

Rojiful Mamduh • Minggu, 7 Januari 2024 | 15:14 WIB

 

Pdt Petrus Harianto, Sth, Pendeta GPdI House Of Prayer Sawahan
Pdt Petrus Harianto, Sth, Pendeta GPdI House Of Prayer Sawahan

RadarJombang.id - Pendeta GPdI House of Prayer Sawahan, Jombang, Petrus Harianto STh, menyampaikan renungan menarik tentang pentingnya tidak menunda-nunda waktu.

’’Sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap,’’ tuturnya mengutip Yakobus 4:14.

Hari berganti hari, minggu berganti minggu dan tidak terasa kita sudah ada di tahun yang baru.

Kalau kita merenungkan waktu yang sudah kita lewati, tentu ada hal-hal yang kita sesali.

Penyesalan itu terjadi karena kita tidak lakukan banyak hal di waktu yang lalu.

Kita menunda-nunda melakukannya, sehingga kita kehilangan kesempatan atau keuntungan.

Salah satu yang tidak bisa kembali dalam hidup ini adalah waktu.

Waktu terus berjalan ke depan dan seharusnya kita mengisi waktu itu dengan baik, dengan apa yang kita bisa perbuat.

Kita harus ingat, bahwa tidak ada seorangpun yang tahu apa yang akan terjadi esok.

Dan sebagai umat Tuhan yang sudah menerima kasih karunia dari Allah, kita mempunyai tanggung jawab  untuk  hidup tidak hanya menerima tetapi melipatgandakan apa yang dipercayakan pada kita.

Seperti yang Tuhan Yesus ajarkan dalam perumpamaan tentang talenta.

Baca Juga: Renungan Minggu 171, Cara Menikmati Proses Dari Tuhan

Hamba yang dipercaya dengan lima dan dua talenta melipatgandakan yang dipercayakan padanya.

Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya:

’’Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; Lihat, aku telah beroleh laba lima talenta.’’

Maka kata tuannya itu kepadanya: ’’Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia.’’

Engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar.

Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu (Matius 25:20-21).

Jangan seperti hamba yang menerima satu talenta, ia tidak melakukan apapun sehingga apa yang ada padanya diambil dan diberikan kepada yang lain.

Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?

Sebab itu ’’Ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu.’’ (Matius 25:26,28).

Oleh sebab itu, setiap kesempatan yang kita punya haruslah kita pakai sebaik-baiknya untuk apa yang dapat kita kerjakan.

Firman Allah dalam Yohanes 9:4: Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku. ’’Selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorang pun yang dapat bekerja.’’

Apabila kita mempunyai keinginan untuk melakukan sesuatu, janganlah kita menunda-nunda atau mengulur-ulur waktu.

Baca Juga: Renungan Minggu 168, Semua Hal Sama Pentingnya

Inilah kesempatan emas, mulailah ambil keputusan untuk berubah dan tidak lagi menunda-nunda waktu mengerjakan apa yang ada pada kita.

Bisa jadi kita tidak punya kesempatan lagi. Sebab itu jangan pernah lalai dalam mempergunakan waktu yang ada.

Jangan sampai ada penyesalan dimana kita tidak dapat mengulang waktu dan kesempatan yang ada.

Apapun keadaan kita, jika kita masih hidup, masih ada harapan untuk memperbaikinya.

Pastikan setiap kita tidak menunda-nunda untuk mengerjakan sesuatu dalam hidup kita. Karena ada waktu dimana kita tidak lagi punya kesempatan untuk mengerjakannya.

’’Tahun baru, semangat baru dan raihlah keberhasilan bersama Tuhan. Tuhan Yesus memberkati,’’ tandasnya. (jif/riz)

 

Editor : Achmad RW
#GPdI House of Prayer Sawahan #Menunda #waktu #Petrus Harianto STh