Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Binrohtal 2.094, Arti Mimpi yang Baik 

Rojiful Mamduh • Rabu, 3 Januari 2024 | 14:14 WIB
Binrohtal di Masjid Polres Jombang
Binrohtal di Masjid Polres Jombang

RadarJombang.id - Pengasuh PP Hidayatul Quran, Sentul, Tembelang, Ustad Yusuf Hidayat Alhafiz, menjelaskan tentang mimpi yang baik.

Hal itu diungkapkannya saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Rabu (27/12).

’’Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Kenabian tidak ada lagi selain berita gembira. Para sahabat bertanya, 'apa maksud kabar gembira?'Nabi menjawab, mimpi yang baik,’’ tuturnya.

Ustad Yusuf lalu mengutip QS Ar-Rum 23. Dan di antara tanda-tanda kebesaran-Nya ialah tidurmu pada waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian karunia-Nya.

Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengar.

Alkisah, Al-Kattani pernah melihat mendiang Al-Junaid dalam mimpi.  la lalu bertanya, ’’Apa yang telah diperbuat oleh Allah SWT terhadapmu?’’ 

Al-Junaid menjawab: Isyarat-isyarat itu telah lenyap, dan ungkapan ungkapan itu telah musnah.

Satu-satunya yang masih tersisa dan berguna bagi kami hanyalah salat malam dua rakaat yang biasa kami lakukan.

Mendiang Malik bin Anas dilihat oleh seorang temannya dalam mimpi. Kepadanya ditanyakan; Bagaimana Allah memperlakukan Anda?

Ia menjawab, ’’Dia mengampuniku disebabkan oleh satu kalimat yang biasa diucapkan oleh Usman bin Affan radiyallahu. setiap kali melihat jenazah.

Subhanal-hay-yil-ladzi la yamut. Maha Suci Allah Yang Hidup dan tidak akan mati.

Baca Juga: Binrohtal 2.091, Keutamaan Orang yang Mampu Mengendalikan Amarah

Seorang wanita salehah bernama Zubaidah setelah wafat terlihat oleh seorang temannya dalam mimpi. Ia ditanya: Bagaimana Allah SWT telah memperlakukan Anda?

Ia menjawab;  Dia ampuni aku sebab empat kalimat.

Pertama, la ilaha illallah afna biha umri (Aku habiskan usiaku dengan ucapan tidak ada Tuhan selain Allah).

Kedua, la ilaha illallah adkhulu biha qabri (Aku akan memasuki kubur dengan ucapan tidak ada Tuhan selain Allah).

Ketiga, la ilaha illallah akhlu biha wahdi (Aku akan sendirian ditemani ucapan tidak ada Tuhan selain Allah).

Keempat, la ilaha illallah alqi biha rabbi (Aku akan bertemu Tuhanku dengan membawa ucapan tidak ada Tuhan selain Allah.

Abu Said asy-Syahham berkata; Aku melihat Sahal ashSha'luki dalam mimpi.  Aku menyapanya; 'Wahai syekh! la menyahut; Jangan panggil aku syekh!

Aku berkata; Itu panggilan yang layak untuk Anda. la berkata lagi; Panggilan itu sudah tidak ada gunanya lagi bagi kami.

 Baca Juga: Binrohtal 2.089, Urip Mung Mampir Ngombe

Aku lalu bertanya; Bagaimana Allah SWT perlakukan Anda?

Ia menjawab, Allah SWT telah mengampuniku disebabkan oleh masalah-masalah yang diajukan kepadaku oleh orang-orang awam.

Ibnu Uyainah berkata; Dalam tidur aku bermimpi melihat Sufyan ats-Tsauri di surga. Ia sedang terbang dari pohon ke pohon seraya membaca QS ash-Shaffaat 61.

Untuk kemenangan serupa ini hendaklah beramal orang-orang yang mampu beramal. Aku berkata kepadanya; Tolong nasihati aku! Ia menjawab; Kurangi bergaul dengan manusia. (jif/naz/riz)

 

Editor : Achmad RW
#Binrohtal #baik #Mimpi