JOMBANG - KH Latif Bajuri, dari Diwek Jombang, menjelaskan tiga kunci sukses, saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Rabu (6/12),
’’Pertama salat. Ingin sukses dalam hal apapun, salatnya dijaga,’’ pesannya.
Allah SWT memerintahkan kita untuk minta pertolongan dengan salat. Sebagaimana disebutkan dalam QS Albaqarah 45.
Jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.
Juga dalam QS Albaqarah 153. Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.
Salat membuat rezeki menjadi luas. Sebagaimana ditegaskan dalam QS Taha 132.
Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan salat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya.
Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Orang yang istiqamah salat akan diberi lima hal.
Bebas dari kesempitan masalah rezeki. Bebas dari siksa kubur. Menerima catatan amal tangan kanan. Melewati jembatan akhirat secepat kilat. Serta masuk surga tanpa hisab.
Kedua, berbakti kepada kedua orang tua. Baik mereka masih hidup maupun telah meninggal dunia. Jika sudah wafat, dikirimi doa dan sedekah.
Baca Juga: Binrohtal 2.085, Inilah Saat-saat Allah Menurunkan Rahmat ke Dunia
’’Jangan sekali-kali mengecewakan orang tua,’’ tegasnya. Dosa durhaka kepada orang tua akan disegerakan di dunia.
Gus Latif lalu menyampaikan kisah Juraij. ’’Dia ini levelnya sudah ahli ibadah,’’ ucapnya.
Suatu ketika Juraij sedang salat. Lalu dipanggil ibunya tidak menjawab. Ibunya yang marah lalu mendoakan agar Juraij kena fitnah pelacur.
Akhirnya, ada pelacur hamil. Dia mengaku yang menghamilinya adalah Juraij.
Orang kampung yang marah kemudian membakar musala Juraij dan menghajarnya.
Ketika sedang salat dan ada yang memanggil, kita dianjurkan mengeraskan bacaan.
Supaya yang memanggil tahu kita sedang salat. Itu jika salat fardu.
Tapi jika salat sunah, kita bisa membatalkan salat demi memenuhi panggilan.
Ketiga berjuang. ’’Berjuang itu tidak harus perang,’’ tegasnya.
Nikmat paling besar yang diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya yakni iman dan kondisi yang aman.
’’Karena aman, kita bisa tenang beribadah,’’ tegasnya.
Berjuang yang dia maksud yakni sungguh-sungguh menjalankan perintah Allah SWT. Serta menjauhi laranganNya.
Baca Juga: Binrohtal 2.082, Salat Bikin Hati Lebih Tenang
Sesibuk apapun, ketika sudah ada panggilan salat kita salat. Berusaha sedekah tiap hari.
Sesibuk apapun tiap hari masih baca Alquran. Sesibuk apapun masih mau mengaji ilmu agama.
Digoda seperti apapun tidak mau mengambil yang haram dan bukan haknya. Walaupun diajak tidak mau berjudi, zina maupun memakai narkoba. (jif/riz)
Editor : Achmad RW