Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Binrohtal 2.077, Belajarlah Ikhlas Seperti Wali Allah

Rojiful Mamduh • Sabtu, 25 November 2023 | 14:10 WIB

 

Binrohtal di Masjid Polres Jombang
Binrohtal di Masjid Polres Jombang

JOMBANG - Ketua PCNU Jombang sekaligus Pengasuh Pesantren Tebuireng Putra, KH Fahmi Amrullah Hadziq, menjelaskan pentingnya ikhlas.

Pentingnya sikap Ikhlas itu, diucapkannya saat  ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Kamis (23/11).

’’Orang ikhlas itu diperlakukan jelek maupun baik tetap berbuat baik. Masuk surga atau neraka tetap beribadah,’’ tuturnya.

Gus Fahmi lalu cerita adalah Syekh Abdul Aziz ad-Dabagh. Suatu ketika, malaikat melihat namanya tercatat sebagai penghuni neraka di Lauhul Mahfudz.

Lantas, malaikat tersebut memberitahukan pada Syekh Abdul Aziz.

’’Wahai Abdul Aziz, untuk apa engkau ibadah sampai segitunya. Sedangkan aku melihat di Lauhul Mahfudz, engkau penghuni neraka. Mau ibadah gimana pun engkau tetap akan masuk neraka,’’ kata malaikat.

Syekh Abdul Aziz menjawab; ’’Wahai malaikat, surga dan neraka bukan urusanku. Aku diciptakan oleh Allah SWT hanya untuk beribadah kepada Allah SWT.’’ Sebagaimana disebutkan dalam QS Adzariyat 56.

Malaikat kembali ke Lauhul Mahfudz dan nama wali Allah itu sudah diubah oleh Allah SWT sebagai penghuni surga.

Kemudian malaikat memberitahu kabar baik itu kepada Syekh Abdul Aziz.

Meski sudah berganti menjadi penghuni surga di Lauhul Mahfudz, Syekh Abdul Aziz tetap akan terus beribadah kepada Allah SWT.

Dengan beribadah ia ingin mendapat rida dari Allah SWT.

Baca Juga: Binrohtal 2.074, Empat Ibadah yang Diajarkan Nabi Muhammad Sebelum Tidur

’’Alhamdulillah, walaupun begitu aku tetap tidak mempunyai kewenangan memilih surga atau neraka. Karena itu adalah hak Allah SWT. Aku beribadah hanya untuk menggapai rida-Nya. Jika Allah menghendakiku di neraka, maka itulah tujuanku. Jika aku menjadi penghuni surga, itu adalah rida-nya Allah,’’ katanya.

Malaikat takjub dengan keikhlasan wali Allah itu dalam beribadah.

Malaikat mengatakan, keikhlasan itulah yang membuat Allah rida dan mengubah namanya menjadi penghuni surga.

Syekh Abdul Aziz sempat penasaran, mengapa ia tercatat sebagai penghuni neraka. Ia pun bertanya kepada malaikat.

Malaikat mengatakan, penyebab ia akan dimasukkan ke neraka karena saat berusia 15 tahun, pernah pura-pura tidur ketika ibunya akan menyuruh membeli sesuatu.

Sang ibu akhirnya tak jadi menyuruhnya pergi ke pasar karena merasa kasihan melihat anaknya sedang tidur.

’’Sebab engkau bohongi ibumu itulah, Allah SWT murka dan menjadikan namamu sebagai penghuni neraka,’’ ungkap malaikat.

Mendengar hal itu, Syekh Abdul Aziz beristigfar dan memohon ampunan Allah SWT.

Setelah kejadian itu, ia tidak berceramah kecuali membahas pentingnya berbakti kepada orangtua. (jif/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#ikhlas #wali #polres jombang #Binrohtal #masjid