JOMBANG - Pengasuh PP Al Muhsinin, Tugu, Kepatihan, Habib Muhammad bin Salim, menjelaskan pentingnya berdoa dan sikap pasrah.
Hal itu disampaikannya saat ngaji usai salat Duha di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Senin (6/11).
’’Ketika kita pasrahkan semuanya kepada Allah SWT, maka Allah SWT yang bekerja menolong kita,’’ tuturnya.
Sebagaimana disebutkan dalam QS Attalaq 3. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah SWT, niscaya Allah SWT akan mencukupi keperluannya.
Habib lalu cerita Nabi Ibrahim alaihissalam. Ketika api besar berkobar-kobar, dan saatnya Ibrahim akan dilemparkan ke tengah bara api.
Malaikat Jibril menampakkan diri seraya menawarkan. ’’Apa yang bisa aku bantu, wahai Ibrahim?’’
’’Jika kepadamu, aku tak butuh bantuan,’’ jawab Ibrahim dengan tenang.
Jibril bertanya lagi: Lalu, kepada siapa kau butuh bantuan?
’’Cukuplah Allah SWT yang menjadi penolong bagiku,’’ jawab Ibrahim. Hasbunallah wanikmal wakil.
Sebagaimana diabadikan dalam QS Ali Imron 173. Dalam keadaan mendesak, Nabi Ibrahim justru memilih untuk tidak berdoa, melainkan berpasrah sepenuhnya pada ketentuan Allah SWT.
Baca Juga: Binrohtal 2.068, Beberapa Resep Dicintai Allah SWT
Hanya Dia Yang Tahu segalanya, dan hanya Dia Yang berhak menolong hamba-hamba yang perlu ditolong dan dikasihi-Nya.
Tak ada kekuatan apapun, baik jutaan jin dan manusia, yang sanggup menghentikan keputusan-Nya.
Juga tak ada kekuatan apapun yang bisa menolong dan memuluskan rencana seorang hamba, jika Allah menolak dan menghentikannya.
Allah SWT lalu menolong Ibrahim dengan firmanNya yang diabadikan dalam QS Anbiya 69. Kami (Allah) berfirman; Wahai api, jadilah dingin dan keselamatan bagi Ibrahim!
Suatu ketika, Nabi Musa alaihissalam sakit perut lalu berdoa kepada Allah SWT.
Allah SWT kemudian memerintahkan mengambil rumput untuk obat. Nabi Musa pun sembuh.
Pada kesempatan lain, Nabi Musa kembali sakit. Tanpa berdoa, dia langsung mengambil rumput yang sama untuk obat.
Namun tidak kunjung sembuh, sehingga akhirnya kembali munajat kepada Allah SWT.
Allah SWT pun mengingatkan, rumput itu hanya wasilah. Yang Maha Menyembuhkan hanyalah Allah SWT.
’’Saat perang Badar, Nabi Muhammad SAW juga berdoa pasrah; Hasbunallah wanikmal wakil,’’ jelasnya.
Sehingga dengan pasukan 313 orang, bisa mengalahkan seribu tentara kafir. Ini karena Allah SWT menurunkan bala bantuan tentara malaikat yang tidak terlihat.
’’Manusia wajib berihtiar berusaha. Tetapi harus tetap berdoa dan pasrah kepada Allah SWT,’’ tegasnya. (jif/naz/riz)
Editor : Achmad RW