JOMBANG - Saat khotbah di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Jumat (27/10), Pengasuh PP Umar Zahid Semelo, Bandarkedungmulyo, Gus Asrori Maksum menjelaskan pentingnya sabar dan salat.
’’Setiap manusia pasti akan menghadapi ujian, cobaan dan musibah. Solusi terbaik menghadapinya yakni dengan sabar dan salat,’’ tuturnya.
Gus Maksum lalu mengutip QS Albaqarah 155. Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan.
Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.
Baca Juga: Binrohtal 2.065, Tiga Syarat Masuk Surga Dengan Selamat
Solusi sabar dan salat terdapat dalam QS Albaqarah 45. Mohonlah pertolongan kepada Allah SWT dengan sabar dan salat.
Sesungguhnya salat itu benar-benar berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.
Juga dalam QS Albaqarah 153. Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.
Ketika seorang hamba diuji dengan berbagai kesulitan, cobaan, musibah, itu semua dalam rangka meningkatkan keimanan dan mengangkat derajat hamba tersebut di sisi Allah SWT.
Bersabar adalah kunci bagi setiap hamba agar bisa melalui segala kesulitan dan cobaan dalam hidup.
Seorang hamba yang bersabar berarti dia tabah dalam menghadapi kenyataan yang terjadi. Tidak panik, dan dapat mengendalikan emosinya.
Dia tenang dalam menerima kenyataan dan melakukan muhasabah dan terus berikhtiar mencari solusi terbaik.
Baca Juga: Binrohtal 2.063, Pentingnya Selalu Bersyukur Kepada Allah
Dia dengan tenang dan penuh perhitungan serta tawakal kepada Allah SWT melakukan berbagai perbaikan. Maka Allah SWT akan menolong orang-orang yang bersabar.
Agar bisa melalui segala kesulitan dan cobaan dalam hidup, seorang hamba diperintahkan untuk memohon pertolongan kepada Allah SWT dengan salat.
Salat dapat mencegah dari perbuatan-perbuatan yang tidak baik. Dengan salat maka seorang hamba akan senantiasa ingat dan terhubung dengan Allah SWT.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam pun memilih salat ketika menghadapi berbagai persoalan.
Rasulullah apabila menghadapi masalah berat, beliau salat.
Dengan salat yang khusyuk maka hati seorang hamba akan menjadi lebih tenang.
Dalam keadaan tersebut, seorang hamba akan merasakan ketenangan batin.
Dia yakin bahwa mudah bagi Allah SWT untuk menolong hambaNya.
Rasulullah SAW bersabda: Dan dijadikan pelipur laraku dalam salat. (jif/naz/riz)
Editor : Achmad RW