JOMBANG - Saat ngaji usai salat Duha di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Kamis (26/10), Pengasuh PP Falahul Muhibbin, Watugaluh, Diwek, KH Nurhadi (Mbah Bolong) menjelaskan resep masuk surga.
’’Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Ada tiga syarat bagi orang yang mau masuk surga bisalamin atau dengan selamat,’’ tuturnya.
Pertama, menyebarkan salam. ’’Ketemu siapapun mengucapkan salam,’’ terangnya.
Rasulullah berpesan kepada sahabat Anas; Bertemu siapapun ucapkan salam, itu bisa membuat panjang umur.
’’Salam itu juga bisa bermakna damai. Jadi orang Islam itu selalu menyebarkan kedamaian dimanapun,’’ terangnya.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Orang Islam adalah orang yang membuat orang muslim lainnya selamat dari gangguan tangan dan lisannya.
’’Jadi orang Islam itu cinta damai. Tidak suka menyakiti orang lain. Baik dengan lisan maupun tangan,’’ tegasnya.
Sampai-sampai Rasulullah bersabda; Orang yang menyakiti orang kafir yang berdamai dengan orang muslim, maka dia sama dengan menyakiti Nabi.
Salat diakhiri salam ke kanan lalu ke kiri. Salam itu adalah doa keselamatan. Sehingga orang muslim, harus menebarkan keselamatan ke lingkungannya.
Kedua, senang sedekah. ’’Senang memberi makan kepada orang lain,’’ terangnya.
Rasulullah bersabda; Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka muliakanlah tamu.
Baca Juga: Binrohtal 2.062, Rukun Islam Jadi Pembuktian Iman dan Latihan Mati
Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka muliakanlah tetangga.
’’Cara memuliakan yakni dengan mengeluarkan harta. Dengan sedekah. Dengan memberi makanan,’’ bebernya.
Ketiga, salat saat semua orang dalam kedaan tidur.
’’Maksudnya salat tahajud. Tidak ada satupun nabi yang tidak melakukan tahajud. Semua orang mulia, para wali-wali Allah SWT, pasti salat tahajud,’’ jelasnya.
Jika ingin keluarga sakinah ma waddah wa rahmah, suami istri harus saling membangunkan untuk salat tahajud.
Mbah Bolong cerita, ada seorang wanita ingin pergi haji namun tak punya biaya.
Dia ini rajin salat tahajud. Suatu hari, dia ditabrak mobil. Yang menabrak bilang; Mohon maaf bu haji.
’’Perempuan yang ditabrak memaafkan, tidak menuntut. Dia juga bilang, saya belum haji,’’ urainya.
Di luar dugaan, orang yang menabrak tadi langsung membayari ibu tadi untuk berhaji. (jif/riz)
Editor : Achmad RW