Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Binrohtal 2.061, 4 Mutiara yang Dimiliki Semua Manusia

Rojiful Mamduh • Minggu, 22 Oktober 2023 | 19:07 WIB
Binrohtal di Masjid Polres Jombang
Binrohtal di Masjid Polres Jombang

JOMBANG - Saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Kamis (12/10), KH Latif Bajuri Diwek, menjelaskan mutiara yang dimiliki manusia.

’’Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Ada empat macam mutiara pada diri manusia yang dapat hilang oleh empat perkara yang lain,’’ tuturnya.

Empat mutiara itu, akal, agama, malu berbuat jelek, dan amal saleh.

Kemarahan dapat menghilangkan akal. Hasud iri dengki dapat menghilangkan agama.

Tamak rakus dapat menghilangkan malu berbuat jelek. Serta gibah menggunjing dapat menghilangkan amal saleh.

Mutiara pertama akal, permata ruhani ciptaan Allah SWT yang dititipkan kepada manusia.

Sehingga manusia dapat mengetahui yang hak dan yang batil.

Akal juga menjadi pembeda antara manusia dengan binatang. Manusia disebut hewan yang berpikir (berakal).

Dengan akalnya, manusia bisa terbang lebih tinggi dibanding burung dengan membuat pesawat.

Dengan akalnya, manusia bisa lari lebih cepat dibanding kuda dengan mobil. Namun akal bisa hilang dengan marah.

Orang yang marah hilang akalnya, makanya bisa berbuat lebih buruk dibanding binatang.

Baca Juga: Binrohtal 2.058, Berbuat Baik untuk Menghapus Dosa

Rasulullah bersabda; Takutlah kamu akan marah, karena sesungguhnya kemarahan itu dapat merusak iman, sebagaimana jadam merusak madu menjadi pahit.

Mutiara kedua agama, aturan dari Allah SWT yang dibawa Rasulullah untuk menjadi pedoman manusia agar selamat dunia ahirat.

Tanpa agama, kehidupan seseorang akan hancur. Jika banyak manusia tidak beragama, maka kehidupan niscaya akan cepat hancur.

Agama ini bisa hancur hasud iri dengki, mengharapkan lenyapnya kenikmatan yang ada pada diri orang lain.

Orang yang hasud tidak pernah senang melihat orang lain medapatkan nikmat.

Hasud ini bisa menghapus pahala kebaikan. Rasulullah  bersabda; Takutlah kamu akan hasud, karena sesungguhnya hasud itu dapat menghapus pahala sebagaimana api membakar kayu.

Mutiara ketiga malu berbuat buruk. Rasa malu mendorong berbuat pantas dan menjauhi segala perilaku tidak patut.

Orang yang memiliki watak malu cepat menyingkir dari segala bentuk keburukan bahkan kejahatan. Dengan malu seseorang mempunyai harga diri.

Rasulullah bersabda; Malu itu tidak datang, kecuali dengan kebaikan.

Malu bisa rusak dengan sifat tamak atau rakus. Yakni mencintai sesuatu berlebihan dan mengharapkan pemberian dari orang lain.

Rakus cenderung menghilangkan rasa malu. Demi mendapatkan sesuatu pemberian, seseorang rela bersikap tidak punya rasa malu.

Mutiara keempat amal saleh. Perbuatan yang membawa kemaslahatan bagi sesama, yang dilakukan sesuai dengan petunjuk Allah dan contoh Rasul-Nya.

Baca Juga: Binrohtal 2.055, 3 Cara Mudah Mencintai Nabi Muhammad

Allah SWT berfiman dalam QS Almaidah 9. Allah telah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan yang beramal saleh, untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.

Yang merusak amal saleh adalah gibah, menceritakan keburukan seseorang kepada orang lain. Jika benar terjadi maka itulah gibah.

Namun jika tidak benar itu adalah fitnah. Allah SWT mengancam dalam QS Alhujurat 12.

Dan janganlah kamu menggunjing sebagian yang lain, senangkah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya sendiri yang telah meninggal ? Tentu kamu membencinya.

Takutlah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah itu Maha Penerima Tobat dan Maha Penyayang. (jif/riz)

 

Editor : Achmad RW
#mutiara #manusia #polres jombang #Binrohtal #masjid