Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Masjid Mungil di Perak Jombang ini Dulunya Musala, Bangunannya Klasik Banget

Achmad RW • Jumat, 13 Oktober 2023 | 14:50 WIB

 

Masjid Baitul Muttaqin di Desa/Kecamatan perak ini sudah berusia puluhan tahun
Masjid Baitul Muttaqin di Desa/Kecamatan perak ini sudah berusia puluhan tahun

JOMBANG – Masjid Baitul Muttaqin yang terletak di Desa Perak, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang memiliki sejarah panjang.

Terhitung sekarang, umur bangunan Masjid Baitul Muttaqin sudah mencapai sekitar 60 tahun dan masih kokoh.

Gaya arsitektur masjid yang dibangun pada 1963 itu sangat sederhana.

Ukuran Masjid Baitul Muttaqin juga tidak terlalu megah  seperti bangunan masjid pada umumnya.

Masjid ini memiliki ukuran sekitar 10x10 meter persegi.

Tampak dari luar, warna masjid yang dominan putih dan biru menjadi ciri khas masjid.

Kesan bangunan lawas juga bisa dilihat dari konsep bangunan dan bagian tembok bangunan masjid yang tebal dan bergaya klasik.

Selain itu, kesan bangunan lawas juga terlihat dari bagian jendela dan pintu masjid dari kayu jati lawas.

Tampilan dalam masjid, juga terlihat sederhana dengan bentuk kotak tanpa sekat.

Hanya beberapa tiang penyangga dibangun. Bentuk imaman dan mimbar khotibnya juga jadi satu.

”Yang membangun itu ayah saya. Pak Juwadi,” terang Purnomo Kawakibi, 69, pengurus masjid.

Sebelum difungsikan masjid, dulunya merupakan musala.

Seiring berjalannya waktu, jumlah jamaah terus bertambah. Hingga pada sekitar 1985, warga melakukan musyawarah dan sepakat difungsikan masjid.

”Akhirnya ya sejak Jemaah sudah ada 50-60 orang, dibuat masjid. Yang diubah cuma bagian dalam saja, ruangan Jemaah perempuan dibongkar, jadi dibuat los,” imbuhnya.

Sejak awal dibangun hingga kini, sebenarnya tak ada perubahan signifikan pada bangunan masjid. Seluruh bangunanya masih utuh.

”Seluruhnya memang masih asli sejak dulu, tembok, jendela, daun pintu seluruhnya masih bangunan lama,” tambah Wakibi.

Sebagai masjid, bangunan rumah ibadah itu juga sehari-harinya digunakan sebagai tempat salat rutin lima waktu. Juga sejumlah kegiatan keagamaan lainnya. (riz/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#perak #Jombang #masjid