Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Masjid di Ngoro Jombang ini Punya Arsitektur Unik: Perpaduan Turki, Tinghoa dan Jawa

Azmy endiyana Zuhri • Jumat, 29 September 2023 | 14:38 WIB

 

Masjid Ar Rahman yang terletak di Dusun Bodo, Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro yang memiliki tiga gaya arsitektur
Masjid Ar Rahman yang terletak di Dusun Bodo, Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro yang memiliki tiga gaya arsitektur

JOMBANG – Masjid Ar Rahman yang terletak di Dusun Bodo, Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro mempunyai gaya arsitektur yang cukup menarik.

Model bangunan masjid yang terletak di tengah perkampungan merupakan perpaduan dari sejumlah negara.

”Masjid ini kalau tua ya tidak begitu tua. Karena masjid ini dibangun tahun 1996,” ujar Bhatoro Sino, ketua takmir Masjid Arahman kemarin.

Pria sekaligus pendiri masjid tersebut mengungkapkan, ide arsitektur masjid ia dapatkan dari pemikirannya sendiri.

”Masjid ini arsiteknya perpaduan dari masjid Turki, Cina (Tionghoa) dan Jawa,” bebernya.

Masjid yang didominasi warna merah itu, memang cukup mentereng dan megah. Masjid mempunyai kubah berukuan besar.

Di sekitar kubah terdapat ornamen-ornamen bangunan Cina. Sedangkan, bagian serambi masjid dimodel seperti pendapa khas bangunan Jawa.

Paling mencolok lagi, bagian tiang-tiang masjid terdapat ornamen khas Jawa.

”Bagian kubah itu saya meniru dari Turki, atapnya itu Cina dan ruangan utama itu Jawa,” ungkapnya.

Uniknya lagi, di serambi masjid terdapat sejumlah lampu gantung yang antik dan satu lampu gantung yang berukuran cukup besar.

”Saya juga suka barang-barang antik,” bebernya. Diungkapkannya, arsitek masjid dari berbagai negara itu.

Saah satu tujuan membangun masjid dengan gaya arsitektur perpaduan sejumlah negara itu,  adalah keindahan.

Selain itu, juga agar masyarakat tidak membeda-bedakan agama dan selalu bertoleransi antarsesama.

”Untuk ornamen Jawa agar masyarakat juga ingat kita ini orang Jawa. Harus mengingat budaya,” pungkasnya. (yan/naz/riz)

 

Editor : Achmad RW
#Jombang #arsitektur #unik #Ngoro #masjid