Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Masjid Tua di Gudo Jombang ini Sudah Dua Kali Direhab, Dulunya Bahkan Punya Pondok

Ainul Hafidz • Jumat, 1 September 2023 | 15:15 WIB
Bagian dalam masjid Baiturrohman di Blimbing, Gudo tengah direnovasi
Bagian dalam masjid Baiturrohman di Blimbing, Gudo tengah direnovasi

JOMBANG - Salah satu pengurus atau Takmir Masjid Baiturrohman, Sudarji mengakui, bangunan masjid yang ada sekarang merupakan hasil perombakan pada 1984.

Saat itu perombakan menyentuh keseluruhan bangunan atau dirombak total. Selain masjid, dulunya juga ada pondok pesantren.

 ”Jadi tahun 1984 itu bangunan yang lama dirombak total, dulunya ada pondoknya juga,” terangnya.

Saat dilakukan rehab, material sisa bongkaran masjid sebagian disumbangkan ke sejumlah dusun. Saat ini bangunan masjid direhab kembali khususnya di bagian atap.

Pengurus masjid bersama tokoh masyarakat sepakat mengembalikan kondisi kubah seperti dulu.

”Berdasarkan hasil rapat, kubahnya kita kembalikan seperti dulu bentuknya kecil. Bagian paling atas ada bentuk bulan sabit dan bintang,” imbuh dia.

Sejak dibangun, lanjut dia, sampai sekarang nama masjid tak pernah diubah. ”Sejak dulu namanya Masjid Baiturrohman, karena di satu desa dulu masjidnya hanya di sini saja,” ujar Sudarji.

Berdasarkan cerita dari sesepuh dusun dan tokoh masyarakat setempat, dulunya masjid juga memiliki pondok pesantren.

Namun, dalam perjalanannya pondok tak lagi aktif. ”Ceritanya dulu bapak dari Pak Agus Aly Muhammad ini sudah wafat, sementara Pak Agus sendiri mengembara keluar dari Desa Blimbing,” ujar dia.

Menurut dia, kala itu kondisi pondok sepi. Pemdes setempat akhirnya mencari Agus Aly Muhammad.

”Ketemu di Pare (Kabupaten Kediri), lalu beliau kembali ke desa dan jadi mudin,” tutur lelaki yang kini berusia 33 tahun ini.

Agus Aly Muhammad wafat 2008 lalu dan dimakamkan di dusun setempat. Sampai saat ini warga setempat tetap mengenang jasa para pendiri masjid.

Sedikitnya ada 14 nama tokoh masjid itu ditulis dan di tempelkan di dinding masjid.

”Karena kita ada kegiatan rutin mendoakan setiap Kamis malam Jumat dan khataman Alquran Sabtu malam Minggu,” kata Sudarji. (fid/naz/riz)

 

Editor : Achmad RW
#pondok #masjid tua #Jombang #gudo