Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Kurban untuk Diri Sendiri Dulu, Atau Mendahulukan Orang Tua, Mana yang lebih Utama?

Achmad RW • Selasa, 27 Juni 2023 | 22:28 WIB
Seorang jagal tengah bersiap menyembelih sapi kurban.
Seorang jagal tengah bersiap menyembelih sapi kurban.

RADAR JOMBANG - Masih ada pandangan berbeda dalam menjalankan ibadah kurban. Khususnya mana yang lebih baik, mengutamakan kurban untuk diri sendiri atau mendahulukan keluarga, termasuk yang telah meninggal. Ini penjelasannya

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman resmi Nahdlatul Ulama (NU) dan Dompet Dhuafa, disebutkan beberapa pendapat. Rasulullah SAW selalu berkurban setiap tahun, niat kurban tersebut beliau niatkan untuk dirinya dan keluarganya.

Seperti dalam riwayat hadist dari Anas nin Malik radhiallahu’anhu. “Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam berqurban dengan dua domba gemuk yang bertanduk, salah satunya untuk diri beliau dan keluarganya dan yang lain untuk orang-orang yang tidak berqurban dari umatnya” (HR. Ibnu Majah no.3122).

Jika ia mengizinkan, maka boleh berkurban untuknya atau atas namanya. Lain halnya, jika tidak diizinkan maka berkurban sangat dilarang tanpa persetujuan. Hal ini sebagaimana riwayat Syaikh Wahbah Azzuhaili dalam kitabnya Alfiqhul Islami wa Adillatuhu.

Meski begitu, perlu diingat bahwa hukum ibadah kurban merupakan sunnah Muakkad yakni amalan sunah yang dilaksanakan untuk menyempurnakan suatu ibadah wajib dan dianjurkan, sebab tingkat hukumnya mendekati ibadah wajib. Sehingga jika mampu melaksanakan namun meninggalkan ibadahnya menjadi makruh hukumnya, termasuk mendahulukan ibadah kurban orang tua sebelum diri sendiri.

Jika hanya mampu berkurban untuk seorang diri, dianjurkan secara kuat untuk mendahulukan diri sendiri sebelum orang lain, termasuk orang tua. Apabila di masa yang akan datang sudah mempunyai rezeki yang cukup, baru dianjurkan untuk berkurban atau menzakati orang lain.

Editor : Achmad RW
#kurban #ibadah #idul adha