Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Binrohtal 1.583, Empat Pilar Tegaknya Dunia

Achmad RW • Kamis, 15 Desember 2022 | 14:06 WIB
Binrohtal di Masjid Polres Jombang
Binrohtal di Masjid Polres Jombang
JOMBANG - Saat ngaji di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Senin (12/12), Rois Syuriyah MWCNU Kecamatan Bareng sekaligus Pengasuh PP Al Amin Desa Ngampungan, KH Moh Muhtadi, menjelaskan pilar tegaknya dunia.

"Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Ada empar pilar penopang tegaknya dunia,’’ tuturnya.

Pertama, ilmunya ulama. Ulama yakni orang-orang yang mendapatkan anugerah dan karunia dari Allah SWT berupa pemahaman terhadap ajaran Islam yang sangat mendalam, yang berbeda dengan masyarakat umumnya. Mereka jujugan masyarakat bertanya tentang berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupannya.Ulama harus memberi contoh dan teladan dalam kehidupan keseharian. Sehingga masyarakat menyaksikan perilakunya yang sangat indah dan baik.

Ulama harus memiliki sifat hanya takut kepada Allah SWT. Sebagaimana ditegaskan dalam QS Fathir 28. Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa lagi Maha Pengampun.

Ketika ulama tidak takut kepada Allah SWT dan tidak menjadi teladan, maka akan menjadi musibah. Rasulullah Muhammad SAW mengingatkan; Penyakit yang sangat berbahaya itu ada tiga. Orang yang mengerti agama tetapi dia jahat, penguasa yang zalim, dan orang suka berijtihad/berfatwa, tetapi tidak memiliki ilmu pengetahuan.

Pilar kedua, penguasa yang adil. Penguasa yakni orang yang mendapatkan amanah dari Allah SWT untuk mengurus masyarakat. Utamanya agar masyarakat hidup sejahtera lahir batin, terpenuhi kebutuhan pokoknya, pekerjaannya, pendidikannya dan tempat tinggalnya.

Pemimpin yang adil dan jujur termasuk orang-orang yang dimuliakan Allah SWT. Di padang mahsyar nanti, mereka akan mendapat perlindungan. Pada saat itu tidak ada perlindungan selain perlindungan Allah SWT.

Sebaliknya, pemimpin atau penguasa tidak adil, yang tidak melaksanakan amanah dengan baik dan bertanggungjawab, maka termasuk orang yang sangat dimurkai oleh Allah SWT. Ketidakadilan dalam penegakan hukum akan menyebabkan hancurnya tatanan kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara.

Rasulullah Muhammad SAW bersabda; Sesungguhnya kerusakan umat-umat terdahulu dikarenakan ketika orang-orang yang mulia (penguasa dan banyak uang) melakukan pencurian, maka tidak menegakkan hukum padanya. Jika yang melakukan pencurian orang-orang yang lemah (tidak memiliki kekuasan dan tidak berharta), maka mereka menegakkan hukum padanya. Demi Allah, yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya, andaikan Fathimah anak Muhammad mencuri, pasti aku potong tangannya (dengan tanganku sendiri).

Imam Ghazali mengatakan: Dua kelompok manusia, kalau beres keduanya, maka akan beres semua manusia. Dan jika rusak keduanya, maka akan rusak semua manusia, yaitu ulama dan pemimpin.

Pilar ketiga dermawannya orang-orang kaya. Orang-orang kaya mendapatkan anugerah dan karunia dari Allah SWT dengan sebab pekerjaan dan kegiatan usahanya menghasilkan kekayaan yang banyak.

Hartanya, harus dimanfaatkan untuk kepentingan orang-orang miskin, anak-anak yatim, kaum dhuafa, dan kelompok lain yang membutuhkan. Baik dalam bentuk zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Ini ikut mendorong pembangunan masyarakat dan bangsa. Harta yang digunakan untuk agama pahalanya akan terus mengalir hingga hari kiamat.

Pilar keempat doanya orang-orang fakir yang secara materi kekurangan. Mereka orang-orang yang sabar dalam menghadapi kesulitan hidup yang terjadi, tetap bekerja keras dan ikhtiar yang sungguh-sungguh mencari rezeki yang halal. Serta terus berdoa memohon kepada Allah SWT. Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Barangsiapa tertidur karena kelelahan dalam mencari rezeki halal, maka ia tertidur dalam keadaan mendapatkan ampunan dari Allah subhanahu wa ta’ala. (jif/naz/riz)

 

  Editor : Achmad RW
#kajian islam #masjid polres jombang #Binrohtal #Tiang agama