”Saya berharap ada kesempatan dalam mengikuti lomba ke jenjang lebih tinggi, baik provinsi atau nasional,” ucap gadis yang bercita-cita menjadi motivator asal Porong Sidoarjo ini. Saffana sendiri sangat tertarik dengan ilmu tilawah.
Siswa MA Perguruan Mu’allimat Cukir Diwek ini belajar dengan cara mencontoh dan menirukan bacaan guru dengan baik dan benar. Ilmu baru yang ia dengar langsung dipratikkan sehari-hari. Baik di lingkungan pesantren maupun di sekolah.
Ketertarikannya mempelajari ilmu tilawah, lanjut dia, karena ada sebuah hadist yang mengatakan; Hiasilah Alquran dengan suara kalian. Hadist ini diriwayatkan Ahmad dan Abu Daud. ”Saya ingin memperindah bacaan Alquran dengan tilawah, agar lebih indah dan banyak orang semakin suka mendengarkan Alquran,” pungkas Saffana yang lahir di Sidoarjo, 4 Juni 2006 ini. (wen/bin) Editor : Achmad RW