"Bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil)." (QS. Al Baqarah: 185).
Tak heran jika setiap hari sejak malam 1 Ramadan, banyak orang tadarus di mana-mana, rumah, masjid dab musala. Alquran lebih banyak dibuka, lebih banyak dilafalkan, bahkan dari pagi hingga pagi lagi.
Selain mendapat pahala, Alquran juga membawa syafaat di hari kiamat. Bahkan, salah satu dari empat golongan yang dirindukan Surga-Nya Allah adalah orang yang gemar membaca Alquran.
Membaca Alquran adalah bagian dari ibadah. Namun bekerja juga ibadah. Lalu kapan waktu membaca Alquran yang tepat? Yang paling penting dalam membaca Alquran adalah istiqamah.
Cara mudahnya dibaca setelah salat. Minimal dua lembar, dalam satu juz rata-rata adalah 10 lembar. Jika setiap salat dibaca dua lembar, maka 10 lembar selesai dalam lima waktu salat. Tidak berat, kurang dari 10 menit dua lembar adalah hal yang sangat mudah. Namun yang sulit adalah istiqamah.
Sudah memasuki minggu kedua bulan Ramadan, mari kita bermuhasabah diri, apa saja yang sudah kita lakukan, bagaimana ibadah kita dan bagaimana puasa kita. Sungguh sangat disayangkan, jika kita menyia-nyiakan Ramadan. Karena bulan ramadan adalah bulan penuh maghfiroh dan penuh berkah.
Mudah-mudahan kita bisa meraih seluruh berkah dari bulan ramadan, mendapatkan malam kemulaiaan Lailatul Qadar, masih ada waktu untuk bermuhasabah diri. Menjadi semakin baik ke depan. (*) Editor : Rojiful Mamduh