Berbekal imam dan Islam itu, kita bisa selamat hidup di dunia hingga akhirat. "Iman dan Islam yang ada di dada, harus kita jaga jangan sampai lepas," pesannya.
Sebagaimana disebutkan dalam QS Albaqarah 132. Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya'qub.
Ibrahim berkata "Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam."
Ustad Hasan lalu menyampaikan pesan almarhum KH Mohammad Djamaluddin Ahmad Tambakberas yang baru wafat. Apapun yang pisah dari diri kita, pasti ada gantinya. Harta hilang, ada gantinya.
Istri hilang, ada gantinya. Pekerjaan hilang, juga ada gantinya.
Makanya kita tak boleh terlalu sedih kalau pisah dari sesuatu atau kehilangan sesuatu.
Tapi kita harus benar-benar sedih jika pisah dari Allah subhanahu wa ta'ala. Kita harus benar-benar menangis jika kehilangan Allah.
"Jangan sampai pisah dari Allah SWT, karena Allah tak ada gantinya," pesannya.
Selama kita tidak pisah dari Allah, maka hidup kita akan dituntun oleh Allah subhanahu wa ta'ala.
Selama kita tidak pisah dari Allah, maka di kubur pun kita akan dijaga Allah subhanahu wa ta'ala. Sehingga selamat dari siksa kubur.
Selama tidak pisah dari Allah, di akhirat kelak kita akan dijaga Allah subhanahu wa ta'ala. Sehingga selamat dari siksa neraka. "Agar tidak pisah dari Allah, maka iman yang ada di dada harus dijaga," tegasnya.
Caranya, dengan bergegas melaksanakan perintah Allah subhanahu wa ta'ala. Ketika mendengar azan segera salat.
Sibuk urusan dunia, jangan sampai membuat salat terbengkalai. "Untuk merawat iman dan Islam kita harus rajin ngaji ilmu agama," bebernya.
Ngaji ibarat menyirami tanah sehingga subur. Ngaji ibarat nyirami tanaman sehingga cepat tumbuh dan berkembang.
"Ngaji membuat iman dan Islam kita semakin kuat," paparnya.
Inilah sebabnya almarhum KH Mohammad Djamaluddin Ahmad Tambakberas semasa hidupnya rutin memberi pengajian tiap Senin malam.
Rasulullah Muhammad sollallahu alaihi wa sallam bersabda; Orang yang 40 hari tidak ngaji, hatinya akan membatu sehingga sulit diberi nasihat.
Rasulullah Muhammad sollallahu alaihi wa sallam juga bersabda; Orang yang jauh dari ulama akan keras hatinya dan berani melakukan maksiat. Editor : M Nasikhuddin