Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Binrohtal 1.367: Merawat Iman

M Nasikhuddin • Senin, 21 Februari 2022 | 00:32 WIB
Ustad Muhammad Ilham Thobibi
Ustad Muhammad Ilham Thobibi
SAAT khutbah di masjid Satlantas Polres Jombang, Jumat (18/2), Ustad Muhammad Ilham Thobibi, menjelaskan pentingnya merawat iman. ’’Rasulullah Muhammad SAW bersabda; Iman bisa bertambah dan berkurang, maka harus kita rawat,’’ tuturnya.

Iman adalah fitrah manusia. Nikmat terbesar yang diberikan Allah SWT kepada manusia adalah iman. Makanya harus dirawat sebaik-baiknya. Sebagaimana disebutkan dalam QS Arrum 30. Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah. Tetaplah atas fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. Itulah agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui,

’’Di antara cara merawat iman yakni dengan mencari lingkungan yang baik,’’ terangnya. Sebagaimana disebutkan dalam QS Arrum 31. Bertobat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah salat. Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah.

Kumpul dengan orang baik, kita akan ketularan baik. Sebaliknya, kumpul dengan orang jelek, akan ketularan jelek.

Makanya dalam memilih rumah, Rasulullah Muhammad sallallahu memberi saran; Lihatlah tetangganya sebelum lihat rumahnya.

Perilaku tetangga akan berimbas kepada kita. Sampai-sampai kalau kita ingin tahu seseorang, cukup dengan mengetahui tetangganya. Iman harus diberi asupan makan dengan baca Alquran dan zikir. Sebagaimana disebut dalam QS Al Anfal 2. Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah bergetar hati mereka. Dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka karenanya. Dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.

’’Pupuknya iman adalah istiqamah,’’ jelasnya.  Sebagaimana disebutkan dalam QS Fussilat 30. Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: ’’Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: "Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu."

Buahnya adalah hidayah. Makanya kita harus terus mohon hidayah. Setiap salat kita baca Fatihah. Dalam ayat keenam, kita mohon, Ya Allah tunjukilah kami ke jalan yang lurus.

’’Iman harus dijaga dari hama,’’ ujarnya. Hamanya adalah dosa-dosa besar. Sebagaimana ditegaskan dalam QS Annisa 31. Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia surga. Editor : M Nasikhuddin
#polri #masjid polres jombang #Binrohtal