’’Sebagai madrasah yang dinaungi PPDU Rejoso, kita mengikuti visi misi pondok pesantren,’’ kata Kepala MAN 2 Jombang, Musthofa, kemarin.
Selain ilmu agama, ilmu non agama juga diberikan di setiap pembelajaran yang diikuti siswa. ’’Ilmu agama sudah pakem. Kurikulum dari Kementerian Agama juga kita ikuti semuanya,’’ ujarnya.
Sebagai madrasah unggulan di Jombang, MAN 2 Jombang telah ditunjuk Kementrian Agama pusat menjadi Madrasah Riset. Untuk mewujudkannya, salah satunya dengan menguatkan program-program liteasi. ”Kegiatan dan program dalam bidang literasi kita kembangkan, termasuk perpustakaan digital,’’ terangnya.
Sebagai langkah mewujudkan madrasah riset dan literasi, pihaknya juga terus mendorong siswa-siswi aktif dalam bidang literasi. Walhasil, kini banyak karya siswa di bidang literasi. Mulai dari buku, sinopsis, antologi puisi, cerpen dan lain sebagainya. ”Kita juga bekerjasama dengan Nyalanesia dengan program Gerakan Menulis Buku (GMB) Indonesia untuk memberikan ruang gerak dalam bidang literasi,’’ jelasnya.
Sejauh ini, baik siswa, guru, kepala sekolah dan madrasah telah menyabet juara atau penghargaan dari berbagai institusi. Diantaranya, penghargaan Sekolah Aktif Literasi yang diadakan GMB Nyalanesia 2021. Kemudian penghargaan Kepala Sekolah Berprestasi di Bidang Literasi atas prestasi, dedikasi, dan partisipasi dalam bidang literasi. Serta siswa dan guru yang berhasil berprestasi dalam bidang literasi.
”Kami mengucapkan terima kasih kepada siswa, guru dan semua pihak yang mendukung mewujudkan MAN 2 Jombang sebagai madrasah riset dan madrasah literasi,’’ ungkapnya.