SAAT khutbah di Masjid Satlantas Polres Jombang, Jumat (31/12), Pengasuh Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Hafidz Trawasan Sumobito ustad M Hafidz Alhafid, menjelaskan pentingnya salat. Utamanya salat fardu lima waktu berjamaah. ’’Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk,’’ tuturnya mengutip QS Albaqarah 43.
Rasulullah Muhammad SAW bersabda, orang yang istiqamah salat berjamaah akan diberi lima hal. Pertama, selamat dari kesempitan masalah rezeki alias rezekinya akan luas. Kedua, bebas siksa kubur. Ketiga, akan menerima catatan amal tangan kanan. Keempat, melewati jembatan sirotol mustakim secepat kilat. Serta kelima, masuk surga tanpa hisab.
Ustad Hafidz lalu menceritakan sabda Rasulullah. Allah menciptakan malaikat Jibril AS dengan rupa yang sebaik-baiknya. Allah memberi malaikat Jibril 600 sayap. Tiap sayap jaraknya antara jagad timur sampai jagad barat.
Malaikat Jibril berkata kepada Allah SWT. Ya Allah adakah engkau menciptakan makhluk lain yang lebih indah dariku? Allah menjawab; Tidak ada Jibril. Kemudian Jibril bersyukur dengan melakukan salat dua rakaat. Satu rakaat lamanya 20 ribu tahun. Dua rakaat berarti 40 ribu tahun.
Allah lalu berfirman; Wahai Jibril, engkau telah menyembahku dengan bersungguh-sungguh. Dan tidak ada satupun makhluk yang menyembahku sepertimu. Akan tetapi perlu engkau ketahui, akan datang pada akhir zaman nanti, seorang nabi mulia yang aku kasihi. Yaitu Nabi Muhammad.
Dia mempunyai umat yang lemah lagi berdosa. Mereka melakukan salat dua rakaat. Kadang lalai, tidak sempurna dan dilakukan dengan sangat singkat.
Namun dengan rahmatKu, salat mereka lebih aku sukai daripada salatmu. Karena salat mereka berdasarkan perintahKu. Sedangkan salatmu tidak berdasarkan perintahKu.
Malaikat Jibril bertanya: Ya Allah, apa yang engkau berikan kepada mereka sebagai balasan atas ibadah mereka?
Allah SWT menjawab; Aku berikan mereka surga ma’wa.
Malaikat Jibril penasaran dengan surga ma'wa. Jibril memohon kepada Allah agar bisa melihat surga ma'wa. Allah pun mengabulkannya.
Malaikat Jibril berangkat dengan membuka semua sayap-sayapnya kemudian terbang. Jibril menempuh perjalanan 300 ribu tahun. Namun malaikat Jibril tidak mampu melihat ujung surga ma’wa. Malaikat Jibril berkata: Ya Allah, adakah aku mencapai separuh, sepertiga atau seperempatnya surga ma'wa?
Allah berfirman; Wahai Jibril, sekiranya kamu terbang selama 300 ribu tahun lagi dan aku berikan dua kali lipat kekuatanmu. Kamu tetap tidak akan mampu mencapai seper sepuluh luasnya surga ma’wa.
Surga ma'wa sangat istimewa dan luas. Ini hanya diberikan Allah SWT kepada umat Nabi Muhammad sebagai balasan menjalankan salat atas perintah-Nya. ’’Maka dalam situasi dan kondisi apapun, jangan pernah meninggalkan salat lima waktu secara berjamaah,’’ pesannya.
Editor : Rojiful Mamduh