JOMBANG – Menghargai sebuah karya harus dikenalkan kepada anak-anak sejak usia dini. Salah satunya dengan cara berkompetisi. ’’Melalui kompetisi, anak-anak akan belajar menghargai sebuah karya sekaligus belajar mental menang dan kalah,” kata Esti Ernawati, ketua IGTKI Kecamatan Jogoroto, kemarin.
Guru TK Aisyiyah Bustanul Athfal Desa/Kecamatan Jogoroto ini menambahkan, kompetisi dapat memberikan pesan moral pentingnya sportifitas. Tidak berbuat curang dan bisa menerima hasil dengan penuh syukur.
”Kalau menang, dia akan merasa bangga. Tapi jika kalah, mereka harus menerima dengan lapang dada, dengan cara tidak menangis, dan terus mau belajar lagi,” urainya.
Guru sangat perlu memberikan pengertian seperti itu. Pasalnya, kesiapan mental anak dapat mempengaruhi kehidupannya di masa depan. Anak yang mentalnya bagus dalam menghadapi kemenangan dan kekalahan, akan tumbuh menjadi orang yang sukses dalam berbagai bidang.
Editor : Rojiful Mamduh