Area pemakaman ini memang terlihat angker. Tak heran banyak masyarakat sekitar yang sering melihat penampakan makhluk astral tersebut. "Kalau di sini (Bong Cino, Red) memang banyak sekali misterinya," ujar Sujono salah satu penunggu makam.
Ia mengaku, sering menjumpai sosok pocong dan kuntilanak saat berjaga pada malam hari. "Ya, hampir setiap malam dijumpai, tapi yang sering pocong," katanya. Hal ini cukup beralasan. Sebab, saat memasuki area pemakaman, kesan mistis sangat terasa. Tak heran, kalau ada pocong dan kuntilanak yang sering menampakkan diri.
Selain itu, terkadang penampakan itu berubah wujud menjadi seekor macan putih. Menurut pria yang kerap disapa Jono ini, macan putih itu adalah jelmaan dari Mbah Kaman Suro yang babat alas Denanyar. Makam Mbah Kaman Suro juga berada di tengah area Bong Cino.
Hanya saja makam Mbah Kaman Suro berbeda dengan makam china lainnya. Makam Mbah Kaman Suro seperti makam orang Jawa pada umumnya. Makamnya berada di dalam bangunan berukuran sekitar 3x4 meter. Pada batu nisan dibungkus kain putih dan di bagiannya atas terdapat sebuah payung. "Macan putih memang sering berada di sekitar makam Mbah Kaman Suro," terangnya.
Dia menyebut, makam Mbah Kaman Suro juga dianggap keramat oleh sebagian warga. Banyak masyarakat yang melakukan ritual khusus di sana. "Ada juga yang mencari nomor togel dan lain sebagainya," sebut Jono.
Tak hanya itu, terdapat sumur yang berada di tengah makam. Menurutnya, di dalam sumur itu terdapat kuntilanak. Pada malam-malam tertentu, kuntilanak itu selalu menampakkan diri. "Kalau yang di sumur itu kuntilanak," pungkasnya. (yan/bin/riz) Editor : Achmad RW