Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pria di Jombang Sukses Budi Daya Burung Kenari, Awalnya dari Hobi Kini Jadi Ladang Bisnis

Azmy endiyana Zuhri • Senin, 25 Maret 2024 | 13:00 WIB
PROSPEK BISNIS: Berawal dari hobi Fatqurohman kini panen cuan dari hasil budi daya burung kenari.
PROSPEK BISNIS: Berawal dari hobi Fatqurohman kini panen cuan dari hasil budi daya burung kenari.

RadarJombang.id - Hobi tersalurkan, cuan berdatangan. Itulah yang dirasakan Fatqurohman.

Berkat keuletannya membudidayakan burung kenari, warga Dusun Tawangsari, Desa Sengon, Kecamatan Jombang, itu mampu mendapatkan penghasilan yang tidak sedikit.

Kicauan burung kenari terdengar sahut-menyahut dari puluhan sangkar di teras rumah Fatqurohman.

Sementara, pria berusia 52 tahun ini terlihat asyik memandikan kenari-kenari itu dengan alat semprot dan membersihkan kandang.

Sesekali bapak dua anak itu bersiul untuk memancing kenari-kenarinya agar terus berkicau.

”Sejak masih sekolah sudah suka dengan burung kenari karena suara kicauannya khas. Perawatannya juga terbilang mudah,” ujar Fatqurohman.

Fatqurohman bercerita, pada 2008 berkinginan untuk membudidayakan burung kenari di rumah.

Ia kemudian membeli tiga burung kenari betina dan dua burung kenari jantan.

Sembari dirawat, dia rajin mencoba mengawinkan burung-burungnya.

”Kenari itu suka dengan tempat yang bersih, makanya, kebersihan kandang selalu saya perhatikan,’’ ungkapnya.

Faktor cuaca cukup berpengaruh. Pada saat musim penghujan seperti ini, hasilnya cukup lumayan bagus. Karena burung jenis F1 tidak mau bertelur.

Baca Juga: Keren! Warga Jombang Ini Bisa Panen Cuan Jutaan Rupiah dari Budi Daya Lobster Air Tawar

”Kalau cuaca panas seperti kemarin itu yang cukup susah. Yang mau bertelur hanya kenari lokal saja,” katanya.

Menurutnya, hasil penjualan kenari sangat membantu perekonomian keluarganya.

Satu ekor burung kenari biasa terjual di kisaran harga Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu per ekor. Tergantung warna dan postur tubuh dan jenisnya.

”Yang paling mahal untuk jenis F1 ini. Harganya Rp 500 ribu,” pungkasnya.(yan/naz/fid)

Editor : Ainul Hafidz
#bisnis #sengon #Ladang #hobi #budi daya #Jombang #cuan #kenari #burung