Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Berkah Bagi Perajin Terompet Tahun Baru di Jombang Jelang Nataru: Pesanan Naik 75 Persen

Achmad RW • Senin, 27 November 2023 | 14:50 WIB

 

Adi Santoso, sedang membuat terompet di rumahnya. Permintaan terompet, memang membeludak jelang momen nataru
Adi Santoso, sedang membuat terompet di rumahnya. Permintaan terompet, memang membeludak jelang momen nataru

JOMBANG – Salah satu produk yang banyak dicari saat Natal dan tahun baru tak terkecuali di Jombang adalah terompet.

Tingginya permintaan terompet saat momen Natal dan tahun baru menjadi berkah bagi para perajin terompet di Jombang.

Salah satunya dirasakan Adi Santoso, 26, perajin terompet asal Kecamatan Mojowarno Jombang.

Saat Jawa Pos Radar Jombang mengunjungi rumahnya, terlihat sejumlah orang tengah sibuk menyelesaikan pembuatan terompet.

Tumpukan terompet yang masih setengah jadi terlihat memenuhi teras rumah.

Tak hanya itu, di sejumlah sudut rumahnya, banyak tumpukan terompet yang siap dijual.

Ya, akhir tahun jelang Natal dan tahun baru adalah momen yang sangat ditunggunya bersama keluarga.

Ia dan ayahnya Supardi, 62, adalah perajin terompet kertas yang hingga kini masih eksis.

”Sudah puluhan tahun membuat terompet. Ini saya juga meneruskan dari orang tua,” ungkapnya.

Gelondongan kertas putih di depan rumahnya, adalah bakal terompet.

Gelondongan itu, terbuat dari kertas yang kemudian dibasahi dengan campuran lem dan air.

”Pemberian lem ini supaya terompetnya lebih awet, lebih kaku, dan tahan air,” lanjutnya.

Proses penjemuran ini, sangat tergantung dengan terik matahari. Semakin terik cuacanya, semakin cepat juga pengeringannya.

”Setelah kering, gelondongan mulai dipasang sempritan bambu biar bunyi, setelah itu dihias, pakai kertas warna warni, pakai pita,” imbuhnya.

Terakhir, terompet ini kemudian dihias dengan ragam motif. Mulai kepala naga hingga beberapa hiasan lainnya pada bagian ujungnya.

“Karena peminatnya kebanyakan kan anak-anak, jadi ya disesuaikan,” imbuhnya.

Meski dikerjakan manual, ia mengaku bisa memproduksi hingga ribuan terompet.

“Untuk penjualan rata-rata luar kota, karena lebih banyak dijual online kalau sekarang,” lontarnya.

Pesanan Naik 75 Persen

 SEPERTI tahun-tahun sebelumnya, setiap perayaan Natal dan tahun baru, Adi Santoso harus bekerja keras untuk menyelesaikan pesanan pelanggan.

Saat ini, pesanan terompetnya snaik hingga 75 persen dari hari hari-hari biasanya.

”Memang permintaan kalau akhir tahun begini gila-gilaan, ya dipakai di gereja, dipakai juga untuk tahun baruan biasanya,” lontarnya.

Seluruh terompet yang telah dibuatnya ini, rata-rata adalah terompet yang sudah dipesan sebelumnya.

Baca Juga: Manis Legit Tape Ketan Hijau Dari Jombang yang Tersohor Hingga Luar Kota

Di momen nataru tahun ini, ia mengaku permintaan produk terompetnya sangat tinggi.

”Sampai 75.000 lebih pesanan yang sudah masuk, jadi ya setiap hari harus membuat memang,” lanjutnya.

Selain berkualitas, terompet buatannya juga banyak diminati pembeli karena harganya yang murah.

Ia biasa menjualnya dengan harga Rp 10 ribu per buah.

”Kalau grosir mulai 500 sampai 1.000 biji lebih murah harganya,” pungkasnya.

(riz/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#Berkah #Perajin #terompet #Jombang #kertas