JOMBANG - Usaha pembuatan kerupuk uyel yang dijalankan Sunaryo menjadi berkah masyarakat sekitarnya.
Selain memberdayakan warga sekitar dalam proses produksi, ia juga mengaku senang banyak penjual kerupuk keliling mengambil produk kerupuk uyelnya setiap hari.
”Jadi ada yang dijual krecekan (kerupuk mentah), ada juga yang sudah digoreng atau siap konsumsi,” imbuhnya.
Selain rasanya yang mantap, harga kerupuk uyel bikinan Sunaryo sejak dulu ramah di kantong. Per kilogramnya kerupuk mentah hanya Rp 26.000.
Pemasaran kerupuk buatan Sunaryo juga sudah memiliki pelanggan tetap.
”Harganya tetap murah sejak dulu, untuk sekarang Rp 26 ribu per kilogramnya,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang kemarin.
Dijelaskan, dalam sehari ia bisa memproduksi sekitar 3 kuintal kerupuk.
Setiap hari pula, ada beberapa pedagang kerupuk keliling yang menunggu produksi untuk dipasarkan.
”Untuk pemasaran sudah diambil para pedagang kerupuk keliling,’’ jelas dia.
Untuk pemasaran, kerupuk uyel buatan Sunaryo paling jauh hingga Malang dan Pasuruan.
Di sana ia memiliki pelanggan tetap. ”Kalau kerupuk krecek paling jauh ke Malang hingga Pasuruan. Tapi kalau yang kerupuk gorengan paling jauh ke Lamongan,’’ pungkasnya. (ang/naz/riz)
Editor : Achmad RW