JOMBANG – Momen HUT Kemederkaan RI menjadi berkah tersendiri bagi Alfan Efendi, 75, perajin bendera di Kelurahan Kaliwungu Jombang.
Sejak Juni lalu, ia sudah kewalahan melayani permintaan pesanan bendera dan umbul-umbul dari berbagai instansi selama perayaan kemerdekaan RI.
”Kalau saya sendiri tidak kuat. Saya hanya mengoordinir pesanan dan mengukur kain sebelum dijahit,’’ terang Alfan saat menyambut kedatangan Jawa Pos Radar Jombang, Sabtu (5/8) pagi.
Meski usianya tak lagi muda, namun semangatnya masih membara. Dalam mengerjakan pesanan bender dan umbul-umbul, Alfan dibantu satu petugas sablon bendera dan umbul-umbul.
Selain itu, ia mempekerjakan beberapa penjahit di sekitar rumah untuk menggarap pesanan.
Dia mulai menjadi pengrajin bendera dan umbul-umbul sejak 1992 saat Bupati Tarmin Hariadi menjabat.
Kala itu, setiap momen Agustusan ia berkeliling ke instansi baik swasta dan pemerintah untuk menawarkan jasa membuat bendera dan umbul-umbul. Selama hampir lima tahun melakoni usaha tersebut, jerih payah Alfan kini terbayar.
”Setelah itu sampai sekarang mereka yang menghubungi. Karena di Jombang tidak ada lagi selain saya yang melayani pembuatan bendera dengan logo,’’ tambahnya.
Di rumahnya sendiri, ada tumpukan kain gelondongan warna merah putih. Kain itu kemudian digunting sesuai dengan ukuran bendera yang dipesan.
Setelah itu kain dibawa ke penjahit untuk diproses lebih lanjut. Terakhir, Alfan kemudian memberikan logo pemkab maupun logo instansi.
Dalam hitungan hari, ia bisa melayani permintaan pemesan. Bergantung banyaknya bendera dan umbul-umbul yang dipesan.
Alfan mengakui, order bendera dan umbul-umbulnya terus meningkat dalam dua bulan terakhir. Baik pesanan dari pemerintah desa hingga instansi swasta.
”Kalau pesanan memang sudah ada sejak Juni. Sampai kemarin, mungkin ada kalau 1.000 pesanan. Mulai perorangan, instansi, swasta baik di dalam kota maupun luar Jombang seperti Mojokerto dan Madiun,’’ jelas dia.
Untuk setiap instansi, rata-rata pesan lebih dari 10 potong. Bahkan, ada yang pesan hingga ratusan potong. Ukurannya juga bervariasi.
Misalnya bendera dengan ukuran 180 x 120 dijual dengan harga Rp 90.000, dan ukuran 2,70 x 180 cm dijual dengan harga Rp 200.000.
Sedangkan untuk umbul umbul dengan kain premium dijual Rp 125.000. ”Untuk jenis kain biasa Rp 80.000 tapi itu sudah saya kasih identitas atau logo,’’ pungkasnya. (ang/bin/riz)
Editor : Achmad RW