Mulyati Ningsih, 40, dan Aziz Aly, 47, mengawali aktifitasnya dengan memetik sejumlah bunga telang berwarna ungu di pekarangan rumah. Bunga dengan nama latin clitoria ternatea ini tak perlu perawatan khusus dalam pembudidayaannya. Cukup disiapkan media untuk rambat serta pemberian air dan pupuk secara rutin. ’’Bunga telang bisa dipanen hampir setiap hari,’’ ujar Aziz kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin (29/1).
Setelah memetik, ia kemudian menjemurnya hingga setengah layu dibawah terik. Lalu, ia bersiap mendidihkan air secukupnya untuk merebus bunga telang. Sembari diaduk, air yang bercampur sari bunga telang akan berubah menjadi ungu. Setelah itu, ditambahkan jeruk nipis dan gula secukupnya. ’’Prosesnya cukup mudah. Pemberian jeruk nipis dan gula juga bisa disesuaikan permintaan,’’ tambahnya.
Aziz mulai memproduksi minuman herbal bunga telang sejak 2021. Tren pandemi kala itu, memaksa masyarakat banyak memanfaatkan minuman herbal alami untuk menambah imunitas. ’’Produksi tetap berjalanjut hingga sekarang,’’ ucapnya.
Minuman herbal bunga telang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Diantaranya, untuk melancarkan haid, menambah kencantikan bagi kaum hawa, menurunkan berat badan hingga meningkatkan kesuburan. ’’Banyak penelitian yang membuktikan manfaat bunga telang untuk kesehatan,’’ jelasnya.
Dalam sehari, Aziz mampu menjual ratusan botol minuman herbal bunga telang. Satu botol dengan ukuran 250 ml dijual harga Rp 5 ribu. Beberapa pelanggan, kata dia, juga banyak yang dari luar kota. Mulai Surabaya, Lamongan dan Sidoarjo.’’Alhamdulillah selama ini pemasaran lancar,’’ jelasnya.
Cocok untuk Suvenir
SELAIN dipercaya dapat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan, minuman bunga telang bisa dijadikan suvenir dan oleh-oleh. Aziz mengakui, selama ini beberapa pelanggan membeli untuk suvenir hajatan.
’’Selama ini pesanan cenderung lebih banyak untuk suvenir hajatan, pernikahan atau oleh-oleh,’’ kata Aziz kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin (29/1).
Selain harganya terjangkau juga memiliki kemasan simpel. ’’Kemasannya kan sederhana, siap minum, tidak perlu repot-repot menyeduh dahulu,’’ tandasnya.
Kedepan, Aziz ingin mengembangkan usahanya dengan memperbanyak jangkauan pemasaran. Selama ini, ia mengaku pemasaran belum maksimal. ’’Kedepan kami ingin memanfaatkan pemasaran online dan memperbanyak tenaga pekerja,’’ tekadnya. (ang/jif/riz)
Editor : Achmad RW