Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Rumah Dinas AR yang Sempat Disangka Pendopo Kabupaten

Rojiful Mamduh • Minggu, 27 Maret 2022 | 15:47 WIB
Photo
Photo
JOMBANG – Sebuah foto rumah dinas pejabat di Jombang di era kolonial sempat jadi perbincangan beberapa tahun lalu. Foto rumah dinas ini sempat disebut-sebut sebagai foto bangunan pendopo Kabupaten Jombang. Walau sebenarnya, foto itu adalah rumah dinas Asisten Residen (AR).

Foto hitam putih menggambarkan sebuah rumah dengan arsitektur lawas dan empat pilar besar di depannya. Dalam foto itu, terlihat taman dan jalan melengkung di kanan kiri depan rumah. Lengkap dengan pagar keliling di bagian depan. “Beberapa tahun terakhir, banyak yang menyebut foto itu merupakan bangunan Pendopo Kabupaten lama, padahal sebenarnya bukan,” terang Luhur Wijaya salah satu penelusur sejarah di Jombang.

Dari penelusuran yang dilakukannya, foto itu rumah Asisten Residen Jombang. Foto itu diproduksi tahun 1916 silam. Gambar dimaksud tertera pada sebuah kartu pos di era Kolonial Belanda. “Di foto aslinya, sebenarnya ada tulisan 'assistant Resident woning, Djombang' yang artinya rumah dinas AR, atau orang Jombang dulu sering menyebutnya sebagai asistenan,” tambahnya.

Bukti lain bisa dilihat pada buku ‘Kota di Djawa Tempo Doeloe’ karya Olib=vier Johannes Raap. Di buku ini, Olivier memuat foto yang sama saat kondisi ‘asistenan’ masih asli sesuai cetakan kartu pos yang dikirim dari Jombang pada 1916.

Foto pembanding lain,  juga bisa dilihat pada laman wereldculturen.nl. Foto asistenan bertahun 1932 dari sudut berbeda yang menunjukkan halamannya yang luas. Beberapa orang terlihat berada di tangga teras depan rumah. Diantaranya pejabat AR Jombang W.S Bitter dan rekannya E.W Maurenbrecher, beserta istri masing-masing. Pejabat Asisten Residen memimpin wilayah atau afdeeling di sebuah karesidenan.

Senada, Tjahjana Indra Kusuma, salah satu penelusur sejarah Jombang juga membenarkan terkait kepastian foto lawas itu adalah bangunan rumah AR. Dari data yang dimilikinya, rumah AR ini lokasinya berada di utara alun-alun Jombang atau akrab disebut Aloon-loonstraat di era itu.

Indra menyebut, bangunan itu dibangun sejak 1881 namun selesai dibangun tahun 1882. Atau lima bulan setelah dikeluarkannya besluit berupa Staatsblaad no 90 tanggal 20 Maret 1882. “ Besluit itu berisi tentang pembentukan Afdeeling Djombang, proses tender/lelang penawaran pembangunan asistenan sebagai rumah tinggal beserta kantor Asisten Residen dan penjara, dilakukan oleh pemangku wilayah Jombang yang baru,” tambahnya.

Setelah proklamasi kemerdekaan, bangunan bekas rumah AR ini disebutnya sempat digunakan juga sebagai markas pejuang, khususnya pasukan TNI dari Resimen 32. Bangunan bekas rumah AR ini, juga beberapa bangunan yang selamat dari aksi bumi hangus pejuang pada Desember 1948 bersama bangunan lapas. “Setelah kemerdekaan sampai hari ini, lokasinya sekarang ditempati sekolah, yakni SMAN 1 Jombang,” pungkasnya.

 

Photo
Photo


  Editor : Rojiful Mamduh
#Rumah Dinas AR #doelkin #Sempat Disangka Pendopo Kabupaten