Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Budi Daya Ikan Gupi di Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang

M Nasikhuddin • Minggu, 13 Maret 2022 | 23:58 WIB
Photo
Photo
Ikan gupi yang banyak ditemukan di sungai ternyata memiliki nilai jual tinggi. Seperti yang dilakukan Syaichu Roziqin, 28, warga Dusun Tugurejo, Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Seperti apa?

SEBUAH wadah dari kulkas bekas berjajar rapi di pekarangan rumah Syaichu Roziqin, kemarin (12/3) siang. Di dalam kulkas bekas itu hidup berbagai macam jenis ikan gupi dari hasil kawin silang. Mulai jenis ekor bulan hingga gupi yang memiliki corak unik.

Ia mulai tertarik memelihara ikan gupi sejak lulus SD. Dulunya, ia hanya membudidayakan ikan gupi yang didapat dari mencari di sungai. ”Sepulang sekolah saya cari, kemudian saya jual ke teman-teman Rp 500 per ekor,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Lambat laun, Syaichu mengenal beberapa pembudidaya ikan gupi. Dengan Bismillah, ia kemudian membeli beberapa bibit ikan gupi langka yang dikirim dari luar Jawa. Misalnya, jenis blue moscow, albino full red dan gupi tuxedo. ”Harganya juga mahal, satu ekor bisa Rp 50 ribu,’’ jelas dia.

Bermula dari itulah ia mencoba mengawin silangkan jenis-jenis gupi langka tersebut. Hingga akhirnya mendapat anakan dengan corak unik. ”Misalnya jenis ekor Mickey Mouse seperti ini. Harga sepasang di pasaran Rp 25 ribu,’’ jelasnya sambil menunjuk jenis ikan dimaksud.

Setelah mendapat keuntungan dari menjual beberapa jenis ikan gupi itu, Syaichu menambah wadah untuk pengembangan kolam. Ia sengaja menggunakan kulkas dan wadah bekas karena lebih murah. Biasanya, Syaichu membeli dari rosokan Rp 15 ribu per wadah.

Saat ini di pekarangan rumahnya, banyak wadah dan kulkas bekas yang didalamnya ada ribuan jenis ikan gupi. ”Memelihara gupi memang susah-susah gampang. Karena beranaknya juga cepat,’’ jelas dia.

Syaichu menyebut, ada beberapa jenis yang dijual ke pelanggan. Di antaranya, jenis HB blue sepasang Rp 30 ribu, blue moscow sepasang Rp 25 ribu, albino full red sepasang Rp 50 ribu, gupi pelangi sepasang Rp 10 rb dan tuxedo koi sepasang Rp 100 ribu. ”Saya kirim ke Bali, Kudus, Solo dan Yogyakarta,’’ ucapnya bangga.

Setiap bulan, ia bisa meraup jutaan rupiah dari budi daya ikan gupi ini. Namun terkadang tidak menentu bergantung banyaknya pesanan yang masuk. ”Ya tergantung orderan yang masuk juga,’’ pungkasnya. Editor : M Nasikhuddin
#Ikan Gupi #budi daya