Dari Jayapura, Kerajinan Papua Tembus Australia hingga AS Berkat Pelatihan Ekspor BRI Peduli

Achmad RW • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:50 WIB
Kerajinan dari Papua ini bersinar di pasar AS dan Australia berkat pendampingan BRI
Kerajinan dari Papua ini bersinar di pasar AS dan Australia berkat pendampingan BRI

JAYAPURA, RadarJombang.id  – Dari toko daring sederhana di Jayapura, PT MJEthnic Craft Indonesia perlahan membawa kerajinan dan produk UMKM Nusantara menembus pasar internasional.

Kini, karya para pengrajin lokal telah menjangkau sejumlah negara, mulai Australia hingga Amerika Serikat.

Usaha tersebut dirintis Sukma Ayu Mayangsari pada 2022. Awalnya, Sukma hanya memasarkan kerajinan khas Papua melalui toko daring.

Baca Juga: Cerita Mantri BRI Dampingi Pelaku Usaha Cianjur Selatan, Terjang Jalan Terjal dan Kabut

Seiring meningkatnya kepercayaan pelanggan, usahanya berkembang menjadi PT MJEthnic Craft Indonesia yang mendistribusikan beragam produk UMKM dari berbagai daerah.

Produk yang dipasarkan pun semakin beragam, mulai kerajinan tangan, fesyen, aksesori hingga kuliner khas Nusantara.

Bagi Sukma, setiap produk tidak sekadar barang dagangan. Ada cerita budaya dan kehidupan pengrajin yang ikut dibawa ke pasar yang lebih luas.

Baca Juga: 81 Tahun Indonesia Merdeka, Ini 8 Kontribusi Nyata BRI untuk Negeri

Karena itu, pengembangan usaha juga dibarengi pemberdayaan pengrajin lokal, khususnya perempuan. Sukma juga menyisihkan 2,5 persen hasil penjualan untuk membantu masyarakat kurang mampu di Papua.

“Usaha bagi kami bukan hanya soal penjualan, tetapi juga bagaimana bisa tumbuh bersama masyarakat,” kata Sukma.

Untuk memperkuat kesiapan menghadapi pasar global, Sukma mengikuti Pelatihan Ekspor BRI Peduli. Dari program tersebut, ia mendapatkan pengetahuan mengenai ekspor sekaligus memperluas jejaring dengan pelaku usaha dari berbagai daerah.

“Pelatihan ini menambah ilmu tentang ekspor dan membuka jejaring baru,” ujarnya.

Bekal tersebut turut memperkuat langkah PT MJEthnic Craft Indonesia memasuki pasar internasional. Produk yang dipasarkan kini telah menjangkau Australia, Belanda, Uzbekistan, Italia, Malaysia, Inggris hingga Amerika Serikat.

Bagi Sukma, dukungan BRI membuat pelaku UMKM lokal semakin percaya diri mengembangkan usaha dan membuka akses pasar yang lebih luas.

“BRI bukan hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi mitra sociopreneur bagi UMKM,” tuturnya.

Baca Juga: 81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI dan Danantara Hadir hingga Perbatasan dan Pulau Terluar

Sementara itu, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, Program Pelatihan Ekspor merupakan bagian dari BRI Peduli untuk meningkatkan kapasitas UMKM agar lebih siap bersaing di pasar internasional.

Pelaku usaha dibekali berbagai materi, mulai strategi ekspor, regulasi perdagangan internasional, dokumen ekspor, riset pasar global hingga pengemasan dan branding.

“Kisah Sukma menunjukkan bahwa ketika semangat UMKM bertemu dengan akses pembelajaran yang tepat, peluang untuk menjangkau pasar internasional semakin terbuka,” tegas Dhanny. (*/riz)

Editor : Achmad RW
pelatihan ekspor kerajinan papua AS Australia BRI