Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Gempa Magnitudo 8,7 Guncang Rusia, BMKG: Wilayah Halmahera hingga Jayapura Waspada!

Achmad RW • Rabu, 30 Juli 2025 | 17:41 WIB
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 8,7 mengguncang wilayah pesisir timur Kamchatka, Rusia, pada Rabu (30/7) pagi pukul 06.24 WIB.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 8,7 mengguncang wilayah pesisir timur Kamchatka, Rusia, pada Rabu (30/7) pagi pukul 06.24 WIB.

RadarJombang.id — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 8,7 mengguncang wilayah pesisir timur Kamchatka, Rusia, pada Rabu (30/7) pagi pukul 06.24 WIB. 

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa ini berpotensi memicu tsunami di beberapa wilayah Indonesia bagian timur dengan status waspada.

Gempa ini memiliki episenter pada koordinat 52,51° LU dan 160,26° BT dengan kedalaman 18 km.

Berdasarkan hasil analisis parameter BMKG, gempa tersebut termasuk jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng di Palung Kurile-Kamchatka dengan mekanisme sesar naik (thrust fault).

Menurut laporan Pacific Tsunami Warning Center (PTWC), gempa ini berpotensi tsunami di sejumlah wilayah seperti Rusia, Jepang, Alaska, Filipina, Hawaii, dan Guam.

Di Indonesia, BMKG menyebutkan ada potensi tsunami kecil (kurang dari 0,5 meter) di beberapa wilayah pesisir, dengan estimasi waktu tiba gelombang tsunami (ETA) sebagai berikut:

1. Talaud — ETA 14:52:24 WITA

2. Kota Gorontalo — ETA 16:39:54 WITA

3. Halmahera Utara — ETA 16:04:24 WIT

4. Manokwari — ETA 16:08:54 WIT

5. Raja Ampat — ETA 16:18:54 WIT

6. Biak Numfor — ETA 16:21:54 WIT

7. Supiori — ETA 16:21:54 WIT

8. Sorong bagian Utara — ETA 16:24:54 WIT

9. Jayapura — ETA 16:30:24 WIT

10. Sarmi — ETA 16:30:24 WIT

Masyarakat di daerah pesisir diminta untuk tetap waspada, menjauhi area pantai, dan mengikuti arahan dari instansi resmi.

“Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan di Indonesia sebagai dampak dari gempa ini. Namun, kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik, tetap tenang, dan terus memantau informasi resmi dari BMKG,” ujar Daryono, Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG dalam keterangan resminya, Rabu (30/7).

BMKG juga melaporkan bahwa hingga pukul 08.30 WIB, telah terdeteksi tujuh gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M6,9 dan terkecil M5,4.

Untuk informasi terkini dan valid, masyarakat dapat mengakses kanal resmi BMKG melalui media sosial @infoBMKG, situs web www.bmkg.go.id, inatews.bmkg.go.id, kanal Telegram InaTEWS_BMKG, serta aplikasi mobile InfoBMKG dan WRS-BMKG. (riz)

Editor : Anggi Fridianto
#rusia #gempa #dampak #Indonesia