Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Lewat Konklaf, Kardinal Robert Prevost Terpilih Jadi Paus Baru, Ini Nama yang Diambil Pengganti Paus Fransiskus

Anggi Fridianto • Jumat, 9 Mei 2025 | 20:44 WIB
Robert Prevost Terpilih sebagai Paus Baru
Robert Prevost Terpilih sebagai Paus Baru

Radarjombang.id - Gereja Katolik Roma resmi memiliki pemimpin baru.

Kardinal Robert Francis Prevost, warga negara Amerika Serikat kelahiran Chicago, terpilih sebagai Paus ke-267 dalam sejarah Gereja.

Ia memilih nama Paus Leo XIV, menggantikan Paus Fransiskus yang wafat pada 21 April 2025.

Pemilihan dilakukan melalui konklaf di Kapel Sistina, Vatikan, dan diumumkan pada Kamis malam waktu setempat setelah empat putaran pemungutan suara yang berlangsung selama dua hari.

Asap putih dari cerobong Kapel Sistina menandai terpilihnya paus baru, disambut sorak sorai ribuan umat yang memadati Lapangan Santo Petrus.

Paus Leo XIV menjadi Paus pertama yang berasal dari Amerika Serikat dalam sejarah Gereja Katolik.

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Prefek Dikasteri untuk Para Uskup dan dikenal luas karena pengalamannya dalam pelayanan pastoral di Amerika Latin, khususnya di Peru.

Dalam pidato perdananya dari balkon Basilika Santo Petrus, Paus Leo XIV menyampaikan pesan damai dan kasih, serta penghormatan mendalam kepada pendahulunya.

“Dengan rendah hati, saya menerima panggilan ini. Mari bersama-sama menjadi penabur harapan dan pembawa terang bagi dunia,” ujarnya di hadapan umat dan para peziarah.

Pemilihan ini dianggap mengejutkan oleh sebagian pengamat Vatikan, mengingat Kardinal Prevost tidak termasuk dalam daftar kandidat utama.

Namun, pengalaman panjangnya dalam misi dan reformasi internal Gereja dinilai sebagai aset penting untuk melanjutkan agenda transformasi yang telah dimulai oleh Paus Fransiskus.

Para pemimpin dunia, termasuk Presiden AS Donald Trump dan Presiden Prancis Emmanuel Macron, turut menyampaikan ucapan selamat.

Ucapan serupa juga datang dari umat Katolik di berbagai belahan dunia yang berharap kepemimpinan Paus Leo XIV dapat membawa pembaruan serta memperkuat peran Gereja dalam isu-isu global seperti keadilan sosial, migrasi, dan perubahan iklim.

Kini, Paus Leo XIV dihadapkan pada berbagai tantangan besar, mulai dari penanganan skandal pelecehan seksual dalam Gereja hingga upaya menarik kembali umat di negara-negara Barat yang mengalami penurunan keanggotaan Gereja.

Umat Katolik menantikan arah baru yang akan dibawa oleh pemimpin tertinggi mereka yang baru ini.


(Luthviatul Ilmi N.A)

Editor : Anggi Fridianto
#roma #vatikan #Baru #Robert Prevost #pemilihan paus 2025 #katolik #paus