Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Tak Menikah Hingga Tolak Fasilitas Mewah, Ini 5 Hal Menarik Tentang Paus Fransiskus yang Meninggal di Usia 88 Tahun

Anggi Fridianto • Selasa, 22 April 2025 | 00:23 WIB
Paus Fransiskus (Photo by Vatican Media via Vatican Pool/Getty Images)
Paus Fransiskus (Photo by Vatican Media via Vatican Pool/Getty Images)

Radarjombang.id - Kabar duka meninggalnya Paus Fransiskus pemimpin umat Katolik sekaligus kepala negara Vatikan mengguncang dunia.

Paus Fransiskus dikabarkan meninggal dunia di Vatikan, Roma, pada Senin (21/4).

Informasi yang dihimpun dari beberapa sumber, Paus Fransiskus meninggal dunia pada usia 88 tahun.

 

Berikut beberapa hal menarik tentang Paus Fransiskus:

Baca Juga: Kabar Duka! Paus Fransiskus Meninggal Dunia, Ini Sakit yang Diderita

1. Lahir dengan Nama Jorge Mario Bergoglio

Paus Fransiskus, lahir di Buenos Aires, Argentina, pada 17 Desember 1936 dengan nama Jorge Mario Bergoglio. 

Ia anak sulung dari pasangan Mario José Bergoglio (1908–1959) dan Regina María Sívori (1911–1981). 

Adapun suadara Paus Fransiskus, masing-masing María Elena Bergoglio, Oscar Adrian Bergoglio, Marta Regina Bergoglio, Alberto Bergoglio.

2. Paus Fransiskus Tidak Menikah dan tidak punya anak

Paus Fransiskus tidak memiliki istri atau anak karena ia adalah seorang pria yang telah memberikan diri sepenuhnya kepada Gereja Katolik dan telah menjadi imam, lalu uskup, kemudian kardinal, dan akhirnya Paus.

Sebagai seorang anggota masyarakat agama, Paus Fransiskus tidak dapat menikah dan memiliki keluarga.

Ia adalah pemimpin tertinggi Gereja Katolik dan Vatikan, sehingga fokusnya adalah pada tugas keagamaan dan kepemimpinan.

3. Paus Ketiga yang Berkunjung ke Indonesia:

Paus Fransiskus adalah Paus ketiga yang melawat ke Indonesia, setelah Paus Paulus VI dan Paus Yohanes Paulus II menurut detikNews.

Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia merupakan bagian dari perjalanan apostolik ke Asia-Pasifik.

Paus Fransiskus mengunjungi Indonesia pada bulan September 2024, yang merupakan pemberhentian pertama dalam tur empat negara Asia.

Kunjungan tersebut ditandai dengan misa akbar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK).

 4. Fransiskus Paus Tidak menerima Gaji

Informasi yang dihimpun, Paus Fransiskus tidak menerima gaji dalam pengertian tradisional.

Paus memilih untuk mendonasikan gaji yang seharusnya ia terima kepada Gereja Vatikan.

Ia tidak menerima gaji, tetapi Gereja Vatikan menyediakan anggaran bulanan untuk menutupi kebutuhan Paus, sekitar US$32.000 (sekitar Rp521 juta).

Meskipun Paus tidak mengambil gaji tersebut, ia tetap memiliki aset pribadi yang terkait dengan jabatannya, seperti kekayaan bersih sekitar US$16 juta (Rp248 miliar).

Kekayaan ini berasal dari aset yang dimiliki oleh Gereja Katolik.

5. Menolak Fasilitas mewah

Paus Fransiskus dikenal dengan hidup sederhana dan memilih untuk menggunakan dana yang tersedia untuk membantu orang lain.

Paus Fransiskus juga menolak fasilitas mewah dan memilih untuk menggunakan transportasi umum atau transportasi yang umum digunakan oleh rakyat saat melakukan perjalanan ke Indonesia.

Hal ini menunjukkan komitmen Paus terhadap hidup sederhana dan membantu umat, seperti yang diajarkan dalam Kitab Suci.

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#anak #meninggal dunia #Berapa gaji Paus Gereja Katolik #vatikan #Usia #Pemimpin Katolik #paus fransiskus #nama istri Paus Fransiskus