Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Warga Jombang Ungkap Kebahagiaannya Bisa Tinggal di Mesir Saat Bulan Ramadan

Wenny Rosalina • Sabtu, 6 April 2024 | 15:14 WIB
Muhamad Agil Al Hakim, pemuda Jombang yang kini berkuliah di Mesir
Muhamad Agil Al Hakim, pemuda Jombang yang kini berkuliah di Mesir

RadarJombang.id - Setelah dua tahun belajar di Timur Tengah, Muhamad Agil Al Hakim,  semakin kagum dengan negara yang ditinggalinya sekarang.

Warga Dusun Dempok, Desa Grogol, Kecamatan Diwek, Jombang ini, momen yang unik dan indah saat hidup di mesir salah satunya adalah di saat bulan Ramadan datang.

Keikhlasan dan kedermawanan warga Mesir utamanya saat Ramadan begitu membuatnya takjub.

Semua warga lokal berlomba-lomba menyediakan buka puasa gratis selama Ramadan.

”Hal seperti itu tidak terhitung jumlahnya,” kata mahasiswa Universitas Al Azhar Fakultas Ushuluddin tersebut.

Meja-meja berjajar, mengajak siapa pun yang lewat untuk berbuka puasa di rumahnya.

Warga lokal saling berlomba-lomba untuk mendatangkan tamu di tempatnya untuk berbuka puasa.

”Hal seperti ini tetap berjalan dan ramai walaupun sekarang negara Mesir sedang mengalami inflasi yang terus menerus. Hal-hal seperti ini yang membuat takjub,” ungkap pria kelahiran 2 April 2002 tersebut.

Agil memulai pendidikannya di MIPM Cukir lulus tahun 2014, kemudian ia melanjutkan di MTs MQ Tebuireng dan lulus tahun 2017.

Setelah itu, di MA MQ Tebuireng jurusan MAK lulus tahun 2020. Langkahnya memilih Mesir untuk belajar menurutnya adalah langkah yang sangat tepat.

Karena tingginya ilmu masyayikh Mesir, sejalan dengan cita-citanya yang ingin memperdalam dan memperluas ilmu keagamaan.

Baca Juga: Gadis Jombang Cerita Pengalaman Lucunya Saat Kerja di Jepang: Awalnya Masuk Angin Terus Tiap Musim Dingin

”Di Mesir banyak Syekh-syekh yang bisa kita timba ilmunya, sangat mudah untuk mengakses ilmu di sini,” jelas putra pasangan Akhmad Ainur Rofiq dan Khurrotul Aini itu.

Biaya hidup yang relatif murah jika dibandingkan dengan Indonesia merupakan salah satu nilai plus lainnya.

Apalagi lingkungan yang sangat mendukung untuk belajar, warga yang ramah utamanya kepada pelajar atau mahasiswa asing.

Tidak enaknya menurutnya adalah jauh dari keluarga, cuaca yang kontras dengan Indonesia, banyak anjing liar yang kalau pagi semakin galak.

"Meski banyak warga yang ramah ada juga warga yang meresahkan, meski hanya segelintir saja,” jelas ketua organisasi Komunitas Ringin Contong di Mesir tersebut. (wen/naz/riz)

 

Editor : Achmad RW
#mesir #Ramadan #Jombang #pemuda