Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pemuda Jombang ini Berbagi Tips Agar Bisa Diterima Bekerja di Kapal pesiar

Wenny Rosalina • Sabtu, 30 Maret 2024 | 19:47 WIB
Aziz, pemuda Jombang saat tengah bekerja di kapal pesiar asal Italia
Aziz, pemuda Jombang saat tengah bekerja di kapal pesiar asal Italia

RadarJombang.id - Bekerja di sebuah kapal pesiar di Italia, adalah pengalaman berharga bagi Muhammad Aziz Ari Mustofa, pemuda asal Jombang.

Selain peluang mendapat cuan yang besar, bekerja di kapal pesiar juga memberikan pengalaman keliling dunia yang tak akan terlupakan.

Aziz pun membagikan tips dan cara jitu yang ia lakukan hingga akhirnya bisa bekerja di kapal pesiar dan keliling dunia.

Aziz menjelaskan, untuk bekerja di kapal pesiar, di Indonesia ada lima agency besar penyalur pekerja ke Kapal Pesiar.

Sebelumnya, harus rajin googling untuk mencari lowongan kerja di sosial media masing-masing agency.

Setelah mendaftar, akan ada dua kali interview. Setelah dinyatakan lulus seleksi, dokumen yang diperlukan harus dilengkapi sebelum keberangkatan.

”Catatan pentingnya, pengalaman kerja minimal satu tahun di bidang perhotelan,” jelas alumnus SDN Kedunglosari 1 dan SMPN 2 Tembelang.

Selain itu, salah satu bekal penting yang harus disiapkan adalah kemampuan berbahasa Inggris.

”Setidaknya bekerja di luar negeri sudah ada persiapan, minimal kemahiran berbahasa Inggris untuk mempermudah komunikasi,” ungkapnya.

Persiapan yang lain adalah dokumen penting, seperti paspor, juga persiapan mental.

Dalam hal makanan, biasanya pekerja Indonesia membawa bekal berupa sambal agar makanan di kapal pesiar tidak terlalu hambar.

Baca Juga: Cerita Maseta Rahma yang Rasakan Perbedaan Kultur Hidup dan Pendidikan di Korea Selatan dan Indonesia

Hanya saja, di waktu-waktu tertentu, ia juga merasakan rindu kepada orang tua dan kampung halaman.

Di balik gaji yang tinggi Aziz juga harus bekerja 12 jam tanpa hari libur.  Selama di luar negeri, ia tetap menjalani kewajibannya sebagai umat muslim. Yaitu menjalani puasa Ramadan.

Di kapal pesiar juga disediakan menu sahur bagi yang berpuasa, bahkan bisa tarawih jika pimpinannya mengizinkan.

Mengenai waktu berbuka dan sahur, hampir sama dengan Indonesia, yaitu sahur jam 2-4 pagi, sementara waktu berbuka sudah disiapkan jadwal selama berlayar.

”Biasanya yang puasa pekerja dari Indonesia, ada juga yang dari India dan Filipina,” kata pria kelahiran 12 Januari 2003 itu. (wen/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#tips #bekerja #Keliling dunia #Jombang #kapal pesiar #pemuda