RADAR JOMBANG - 55 orang dilaporkan tewas dan seribuan bangunan ludes terbakar setelah kebakaran hutan melanda Kabupaten Moui, Lahaina, Hawai Amerika Serikat.
Kebakatan hutan itu, berlangsung selama tiga hari terakhir, yakni pada Rabu (9/8) hingga Jumat (11/8).
Akibat dari kebakarana hutan itu, ribuan warga kini kehilangan tempat tinggal. Mereka pun, kini menghuni sejumlah tempat pengungsian yang telah disiapkan pemerintah.
Dikutip dari Jawapos.com, Gubernur Lahaina itu, menyebut kebakaran itu merupoakan peristiwa kebakaran hutan terburuk sepanjang sejarah Lahaina.
“Dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk membangun kembali Lahaina," kata Josh Green, seperti dilansir dari Reuters.
Hal itu, bisa dilihat dari sejumlah foto udara. Wilayah Lahaina nampak menghitam setelah dilalap api.
Sejumlah bangunan dan pohon terlihat mengering setelah kebakaran itu padam. Meski terlihat beberapa bangunan masih berdiri, namun seluruhnya telah tak utuh lagi.
Pemerintah setempat juga telah memastikan seluruh kebakaran itu sudah memastikan api telah padam. Kendati demikian, sejumlah petugas penyelamat hingga kini masih melakukan pencarian korban di lokasi.
Pencarian korban lain yang diduga masih terjebak di dalam kawasan hutan yang terbakar, memang masih terus dilakukan. Anjing pelacak juga dikerahkan untuk pencarian ini.
“Kita harus mengeluarkan mereka (korban kebarakan),” kata Kepala Polisi Moui, John Pelletier. (jpc/riz)
Editor : Achmad RW