Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Menegangkan, Begini Detik-detik Penangkapan Pelaku Pembunuhuan dan Mutilasi di Megaluh Jombang, Polisi Amankan Dua Benda Ini

Achmad RW • Rabu, 19 Februari 2025 | 22:02 WIB
Ilustrasi penangkapan pelaku pembunuhan dan mutilasi di Jombang
Ilustrasi penangkapan pelaku pembunuhan dan mutilasi di Jombang

RadarJombang.id – Setelah terungkapnya identitas korban pembunuhan dan mutilasi, polisi langsung bergerak cepat melakukan penangkapan kepada sejumlah terduga pelakunya.

Salah satu yang ditangkap polisi, adalah EF,39, warga Dusun Plosowedi, Desa Plosogeneng, Kecamatan  Jombang.

Ia ditangkap sejumlah petugas dari Resmob Satreskrim Polres Jombang pada Rabu (19/2) pagi.

“Penangkapannya tadi, sekitar pukul 07.00, langsung ditangkap di rumahnya kok tadi,” ungkap salah satu warga Plosowedi.

Wanita ini menjelaskan, penangkapan pelaku itu berlangsung dramatis, pelaku yang pagi itu sedang tidur, dibekuk polisi yang tengah menyamar menjadi petugas PLN.

“Pakai baju petugas PLN tapi mobilnya mobil biasa, langsung masuk, terus masnya itu dibawa ke ruang tamu, terus ditangkap,” lontarnya.

Penangkapan itu dibenarkan Warsono, ketua RT tempat EF tinggal. Ia menyebut, polisi pagi itu memang datang dan melakukan penangkapan.

“Ditangkap di rumah tadi, dan langsung dibawa ke mobil polisi,” terangnya.

Dalam penangkapan itu, polisi juga menyita sejumlah barangbukti, yakni sebuah sepeda motor dan handphone yang diduga milik korban.

“Tadi ada motor Honda Scoopy yang dibawa, katanya barangbukti, mungkin milik korban, sama Hp,” lontarnya.

Kepala Desa Plosogeneng, Bimo Ryo Herdiawan juga membenarkan penangkapan warganya itu. “Iya benar tadi pagi, tapi infonya ditangkapnya tidak sendirian, ada satu orang lagi inisial F, yang bukan warga sini,” ungkapnya.

Kapolres Jombang, juga membenarkan penangkapan pelaku itu. Pihaknya menyebut hingga kini masih melakukan pengembangan lebih lanjut terkait kasus itu.

“Alhamdulillah benar, saat ini sedang dikembangkan," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu (19/02/2025).

Diberitakan sebelumnya, mayat tanpa kepala ditemukan terlebih dulu oleh pencari ikan di saluran irigasi sawah Dusun Mireng, Desa Dukuharum, Megaluh pada Rabu (12/02/2025) pukul 12.00 WIB.

Kondisinya tengkurap tanpa pakain dengan tubuh mulai membusuk.

Sekitar pukul 17.00 WIB, potongan kepala manusia ditemukan warga di bibir Sungai Ngotok Ring Kanal Dusun Kedunglempuk, Desa Pesantren, Tembelang. Potongan kepala dalam keadan membusuk dan rambut sudah mulai lepas.

Jarak penemuan mayat tanpa kepala dengan potongan kepala ini sekitar 3 Km dari lokasi.

Pelaku diduga sengaja membuang potongan tubuh secara terpisah di dua tempat yang berbeda jauh. (riz)

 

Editor : Achmad RW
#mutilasi #Jombang #pembunuhan #penangkapan #Megaluh #pelaku