JOMBANG – Pencurian sepeda motor terjadi saat sedekah desa di Desa Cupak, Kecamatan Ngusikan, Rabu (8/7) malam. Motor milik Icha, 20, warga Desa Cupak, raib setelah diparkir di area TK sebelah balai desa yang menjadi lokasi pagelaran karawitan dan wayang.
’’Kejadiannya malam, saat saya tinggal nonton hiburan rakyat. Yang hilang motor kakek yang saya bawa,’’ kata Icha, 20, korban pencurian.
Malam itu, Icha datang ke lokasi sekitar pukul 19.30 dan memarkir motornya bersama kendaraan milik warga lain.
’’Lokasi parkirnya di halaman MI detempat, dan banyak motor lain juga,’’ lanjutnya.
Saat hendak pulang sekitar pukul 22.30, ia mendapati motornya sudah tidak berada di lokasi parkir. ’’Awalnya saya tidak curiga sama sekali karena parkiran ramai. Baru pas mau pulang saya sadar motor sudah hilang,’’ ucapnya.
Sebelum mengetahui motornya hilang, korban sempat mendengar temannya mengaku sepeda motornya diduga menjadi sasaran pencurian. Pelaku gagal membawa kabur motor temannya setelah alat yang digunakan untuk membobol kunci patah dan tertinggal di lubang kunci kontak.
’’Teman saya sampai tidak bisa menyalakan motornya karena ada besi yang patah di dalam lubang kunci,’’ katanya.
Baca Juga: Polisi Bongkar Komplotan Curanmor di Jombang, Empat Pelaku Ditangkap Saat Ada Sound Horeg
Setelah itu korban mengecek Honda Vario miliknya yang diparkir tepat di samping motor temannya. Namun kendaraan bernopol S 3995 OCH tersebut sudah tidak ada. Warga yang masih berada di lokasi langsung berupaya melakukan pencarian, tetapi tidak membuahkan hasil.
’’Semua yang masih di lokasi ikut mencari ke sekitar balai desa, tapi motor saya sudah tidak ditemukan,’’ ungkapnya.
Korban menduga pelaku memanfaatkan kondisi lokasi yang minim penerangan. Apalagi area sekitar balai desa masih didominasi pepohonan sehingga cukup gelap ketika malam hari.
’’Di sana memang gelap, kanan kiri juga banyak hutan sehingga kalau malam cukup sepi,’’ ujarnya.
Beberapa saat setelah kejadian, korban mendapat informasi dari warga Desa Asemgede yang melihat seorang pria mengenakan jaket dan topi membawa sepeda motor yang ciri-cirinya menyerupai miliknya. Kendaraan itu diduga mengarah ke wilayah Pamotan, Kabupaten Lamongan.
’’Informasinya ada yang melihat orang membawa motor yang mirip ke arah Pamotan, tapi kami belum tahu apakah benar motor saya atau bukan,’’ ucapnya.
Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ngusikan dan berharap pelaku segera ditangkap. Kapolsek Ngusikan AKP Tejo Bagus Purnomo membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. ’’Laporan sudah kami terima dan masih dalam penyelidikan,’’ ungkapnya. (riz/jif)
Editor : Anggi Fridianto