JOMBANG – Kejadian pencurian di lingkungan sekolah kembali terjadi di Jombang. Rabu (29/4) pagi.
Warga sekolah SDN Jatimlerek 2 Kecamatan Plandaan Jombang digegerkan dengan kejadian pencurian yang menimpa sekolah mereka. Tiga buah laptop yang disimpan raib digondol pencuri.
“Kejadiannya mungkin malam, tapi baru diketahui Rabu pagi, saat guru datang ke sekolah itu,” terang Riduwan, Plt Kepala SDN Jatimlerek 2.
Ia menjelaskan, pagi itu ada tiga guru yang datang ke sekolah sekitar pukul 06.30. Saat para guru datang, nyaris tak ada yang aneh di sekolah tersebut.
Baca Juga: Pencurian 25 Batang Rel Kereta Api di Jombang Diotaki Pegawai PT KAI, Begini Siasat Busuknya
“Semuanya masih tampak normal, sampai akhirnya guru masuk dan membuka kantor melihat tiga almari sudah terbuka,” lanjutnya.
Tiga almari yang terbuka itu, adalah almari berisi arsip, almari berisi LDC Proyektor dan lemari kaca yang berisi 4 laptop dan 8 chromebook. “Nah waktu dicek, ternyata yang hilang tiga laptop saja, untuk barang yang lain masih ada,” imbuhnya.
Yang lebih aneh, adalah taka da bekas perusakan apapun di sekolah tu. Seluruh jendela dan pintu kantor juga masih utuh tanpa ada bekas kerusakan ataupun pencongkelan. ‘Sepertinya dia masuk lewat pintu depan, dan mungkin pakai kunci T atau punya kunci serep,” imbuhnya.
Baca Juga: Teror Pencurian Ternak Resahkan Warga Pulorejo Jombang, Tembok Dijebol, Ayam hingga Entok Dicuri
Sayangnya, aksi pembobolan sekolah itu juga tak terdeteksi dan terekam. Karena meskipun ada CCTV, kondisinya tengah rusak. “CCTV tidak merekam, karena memorinya rusak,” pungkasnya.
Kejadian pencurian di sekolah itu, juga telah dilaporkan ke pihak berwajib. Kapolsek Plandaan AKP Sartono juga membenarkan perihal kejadian tersebut. “Jadi benar, memang ada laporan perihal pencuran tiga laptop di SDN Jatimlerek 2 Kecamatan Plandaan, kami juga sudah melakukan olah kejadian perkara,” terangnya.
Sartono menyebut, hingga kini pihaknya juga masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut terkait kasus itu. “Masih dalam penyelidikan,” pungkasnya. (riz/ang)
Editor : Anggi Fridianto