Radarjombang.id - Kasus hilangnya bantuan alat mesin pertanian (alsintan) jenis combine harvester di Desa Sumbersari, Kecamatan Megaluh, hingga kini belum menemukan titik terang. Bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut masih belum diketahui keberadaannya.
’’Kasusnya masih dalam penyelidikan kepolisian. Kami juga masih menunggu hasilnya seperti apa,’’ kata Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Pertanian (Disperta) Jombang, Eko Purwanto, (31/3).
Terkait posisi alat saat ini, Eko mengaku belum mengetahui secara pasti. Hingga kini, keberadaan combine harvester tersebut masih belum terlacak.
’’Untuk keberadaannya sampai sekarang juga belum diketahui,’’ ucapnya.
Baca Juga: Combine Harvester Bantuan DPRD Jatim Hilang di Jombang, Polisi Selidiki Oknum Perangkat Desa
Satreskrim Polres Jombang sudah mendalami dugaan pengalihan alat oleh kepala desa setempat kepada pihak ketiga.
Dalam penyelidikan awal, polisi telah mengantongi sejumlah informasi penting terkait perpindahan combine harvester merek MAXXI Bimo 110 yang seharusnya dimanfaatkan kelompok tani.
’’Informasi soal perpindahan alat itu sudah kami dapatkan, dan sekarang masih dalam tahap penyelidikan,’’ kata Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Robin Dimas Alexander, (26/1).
Pihaknya saat ini masih melakukan pendalaman. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk mengungkap dugaan penyimpangan pengelolaan bantuan pemerintah tersebut.
’’Saksi-saksi sudah kami periksa. Kami juga berkoordinasi dengan Inspektorat untuk menghitung potensi kerugian negara,’’ terangnya.(yan/jif)
Editor : Anggi Fridianto