Radarjombang.id - Penemuan jasad bayi mengegerkan warga Desa Sudimoro, Kecamatan Megaluh, Jombang Minggu (15/3) siang.
Diduga bayi itu dibuang sesaat setelah dilahirkan lantaran ari-arinya masih menempel.
Dari data yang dihimpun, penemuan bayi itu pertama kali diketahui oleh warga yang sedang melintas.
"Awalnya itu ada orang mancing teriak kalau dia melihat ada seperti bayi di sana," terang Wahyudi, 43, saksi di lokasi.
Ia menjelaskan, saat warga melihat ke lokasi, di situ ditemukan sesosok jasad bayi yang kondisinya sudah memutih.
"Sudah putih pucat, posisinya itu tersangkut di sampah bagian tengah penyangga jembatan," lontarnya.
Ia juga menyebut, bayi berjenis kelamin perempuan itu, diduga dibuang tak lama setelah dilahirkan.
Hal itu lantaran di perut bayi tersebut, ari-ari masih menempel. "Sepertinya baru lahir langsung dibuang, ari-ari masih nglewer," lontarnya.
Penemuan jasad bayi itu, kemudian dilaporkan ke pihak berwajib. Polisi dari Polsek Megaluh, juga sudah mendatangi lokasi dan mengevakuasi jasad bayi malang itu. "Sudah dievakuasi, tadi langsumg dibawa ke rumah sakit," pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Megaluh AKP Trisula Hadi membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. "Jadi benar, siang tadi memang ada penemuan jasad bayi yang dimaksud," lontarnya.
Pihaknya juga memastikan telah mengevakuasi jasad bayi itu ke RSUD Jombang guna proses otopsi dan pemeriksaan lebih lanjut.
"Untuk posisi jasadnya sudah di RSUD, kasusnya juga kami limpahkan ke Satreskrim Polres Jombang," pungkasnya. (riz)
Editor : Anggi Fridianto