Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Kasus Indehoy Remaja di Kabuh Jombang Berujung Saling Lapor, Polisi Lakukan Lidik

Achmad RW • Selasa, 27 Januari 2026 | 04:58 WIB

 

ilustrasi AI
ilustrasi AI

Radarjombang.id - Pascaperistiwa penggerebekan sepasang remaja SMP yang diduga berbuat mesum di di area makam di di Kecamatan Kabuh, Sabtu (17/1) malam, hingga kini polisi belum menetapkan tersangka. Penyidik kepolisian masih perlu mendalami pemeriksaan para saksi.

Kasatreskrim Polres Jombang Jombang AKP Dimas Robin Alexander menerangkan, hingga kini belum ada penetapan tersangka. ”Belum ada tersangka, kita masih lidik,” tegasnya, Senin (26/1).

Menurut Dimas, penyidik masih terus mendalami pemeriksaan para saksi. ”Beberapa saksi sudah kita mintai keterangan,” bebernya.

Penyidik juga masih menunggu hasil visum sebagai alat bukti. Setelah rangkaian pemeriksaan saksi tuntas, penyidik akan segera melakukan gelar kasus. ”Kita tunggu saja nanti gelarnya,” tandasnya.

Sementara itu, polisi juga menangani kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan pihak keluarga terlapor. ”Untuk kasus dugaan penganiayaan juga belum ada penetapan tersangka. Sama masih proses lidik, masih periksa para saksi,” singkat Dimas.

Seperti diberitakan sebelumnya, sepasang remaja SMP digerebek warga saat diduga berbuat tidak senonoh di area makam Kecamatan Kabuh, Sabtu (17/1) malam. Keduanya sempat digelandang ke rumah kepala desa sebelum akhirnya dilaporkan ke polisi.

Pasangan yang masih di bawah umur itu, sebut saja Putra (nama samaran, 14,) dan Putri (nama samaran, 13) tertangkap basah berduaan di area makam. Warga kemudian membawa keduanya ke rumah kepala desa.

”Warga tahu kalau si perempuan atau korbannya ini anak pak kades sendiri, yang laki-lakinya itu pacarnya,” terang L salah satu sumber tepercaya Jawa Pos Radar Jombang yang meminta namanya dirahasiakan.

Saat dicecar warga, Ia juga mengaku sudah lebih dari sekali menggauli korban. Karena tersulut emosi, pihak keluarga korban diduga sempat melakukan aksi penganiayaan terhadap Putra.

Malam itu, Putra juga dibawa ke rumah orang tuanya. Mengetahui anaknya babak belur, keluarga Putra tidak terima hingga terjadi cekcok dengan pihak keluarga Putri.

Malam itu, oknum kades juga diduga melayangkan tangannya kepada ibu Putra. Karena tak terima, pihak kelurga Putra juga membuat laporan dugaan penganiayaan ke polisi sehingg berujung saling melapor.

”Ibunya ini sudah sakit, informasinya sampai harus dirawat entah gejala stroke atau bagaimana,” ujar L sumber tepercaya Jawa Pos Radar Jombang. Setelah Putra juga dilaporkan keluarga Putri atas dugaan persetubuhan. Kasusnya ditangani Polres Jombang. (riz/naz)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#anak #penggerebekan #Remaja SMP digerebek #dua remaja #Jombang #kasus kabuh jombang #Bersetubuh #polres jombang #Kepala Desa #Kabupaten Jombang #kabuh