RadarJombang.id - Tak hanya 19 orang di Mojoagung, jumlah pendekar bocil yang diringkus polisi usai konvoi meresahkan di Jombang mencapai 43 orang.
Kini, para pesilat yang rerata masih berusia remaja itu, masih didata dan dilakukan pembinaan di Mapolres Jombang.
"Untuk total yang kita amankan ada 43 orang dan 27 sepeda motor," terang Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander Jumat (16/1) siang.
Dimas menyebut, para remaja itu adalah gerombolan pesilat dari salah satu perguruan di Kabupaten Jombang.
Mereka diringkus dari sejunlah tempat oleh petugas polisi.
"Selain dari Mojoagung, ada juga dari beberapa tempat lain seperti Peterongan dan sekitarnya," terangnya.
Para pesilat yang masih di bawah umur ini, diringkus setelah mereka menggelar konvoi yang sangat neresahkan.
"Hingga siang ini, mereka masih dilakukan pembinaan," pungkas Dimas.
Sebelumnya, belasan remaja dari salah satu perguruan silat diringkus polisi setelah menggelar konvoi dan berbuat onar di wilayah Mojoagung, Jombang, Jumat (16/1/2026) dini hari. Para remaja tersebut disebut melakukan konvoi dari arah Jombang menuju Mojokerto.
Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas menjelaskan, selain mengganggu arus lalu lintas, para remaja juga melakukan aksi penyerangan terhadap pengguna jalan lain dengan cara melempari kendaraan, mengumpat, serta memancing keributan sepanjang perjalanan.
Berbekal laporan warga, polisi kemudian melakukan penyekatan di sejumlah titik, termasuk di Ringroad Mojoagung. Saat penyekatan dilakukan, para remaja kabur kocar-kacir dan masuk ke gang-gang serta jalan perkampungan untuk menghindari petugas.
Namun, di sejumlah lokasi warga telah bersiaga dan ikut menghadang sehingga memudahkan polisi melakukan pengamanan. Dari hasil penindakan tersebut, polisi mengamankan total 19 remaja beserta 12 sepeda motor.
Baca Juga: Bikin Onar di Jalan Hingga Rampas Motor Warga, 9 Pesilat Bocil di Jombang Digaruk Polisi
Yogas merinci, pengamanan dilakukan di dua titik, masing-masing di Dusun Ngrowo, Desa Gambiran dengan 16 remaja diamankan, serta di depan Pasar Sapi Gambiran sebanyak tiga remaja. Dari hasil pendataan, enam remaja berasal dari Kediri, sementara 13 lainnya dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Jombang.
Sekitar pukul 03.00 WIB, seluruh remaja beserta kendaraan kemudian dilimpahkan ke Satreskrim Polres Jombang untuk diproses lebih lanjut. (riz)
Editor : Anggi Fridianto