RadarJombang.id – Perkelahian antara sopir truk dan penyeberang jalan terjadi di Perempatan Dusun Sedamar, Desa Talunkidul, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Selasa (23/12) sore.
Insiden yang sempat viral di media sosial itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB saat arus lalu lintas di lokasi dalam kondisi padat.
Kapolsek Sumobito AKP Bagus Tejo Purnomo mengatakan, perkelahian tersebut melibatkan empat orang.
Yakni Melianus Sabath, 47 sopir truk dan Putra Ardiansyah Sabath, 19, kernet sekaligus anak sopir yang merupakan warga beralamat di Sidoarjo.
Serta dua penyeberang jalan Sugeng Sugiarto, 45 dan Zaki Ashari, 42 keduanya Kecamatan Sumobito.
“Kejadian bermula saat aktivitas penyeberangan kendaraan di perempatan,” ungkapnya.
Menurut Bagus, saat itu Sugeng Sugiarto sedang bekerja menyeberangkan kendaraan di Perempatan Sedamar.
Dari arah selatan, sejumlah kendaraan dihentikan karena kondisi lalu lintas macet, sementara dari arah timur ada mobil warna silver yang hendak menyeberang ke arah utara.
“Sudah diberi kode untuk jalan, namun kendaraan tersebut tidak bergerak,” lontarnya.
Di waktu bersamaan, sebuah truk yang dikemudikan Melianus Sabath dari arah selatan membunyikan klakson beberapa kali dengan tujuan memberi isyarat agar mobil warna silver segera melintas.
Namun, teriakan protes datang dari Zaki Ashari.
“Teriakan itu memicu emosi dan membuat situasi memanas,” kata Bagus.
Zaki kemudian mendatangi sopir truk dan meminta agar turun dari kendaraan.
Setelah sopir turun, cekcok terjadi dan berujung pemukulan.
Bagus menjelaskan, Zaki memukul Melianus menggunakan tangan kosong mengenai bagian mulut satu kali.
“Korban kemudian ditarik dan dipiting ke pinggir jalan,” ujarnya.
Dalam kondisi terjepit dan kesakitan, Melianus menggigit jari tengah tangan kiri Zaki hingga menyebabkan jari tersebut putus.
Setelah itu, Zaki sempat menjauh, namun kembali mendatangi sopir truk sambil membawa besi kotak.
“Besi dipukulkan ke arah kepala sopir satu kali dan pukulan kedua ditangkis dengan tangan kiri,” terang Bagus.
Sopir truk kemudian berhasil merebut besi kotak tersebut dan memukul balik Zaki.
Melihat kejadian itu, Putra Ardiansyah datang untuk melerai ayahnya.
Namun upaya tersebut dihadang Sugeng Sugiarto. “Di situ terjadi perkelahian antara Putra dan Sugeng,” lontarnya.
Putra yang merasa terdesak kemudian mengambil stang roda dari dalam truk dan memukulkannya ke arah kepala tengah Sugeng hingga mengakibatkan luka robek. Keributan akhirnya dilerai warga sekitar.
“Seluruh pihak kemudian diamankan bersama barang bukti ke Polsek Sumobito,” ujarnya.
Bagus menambahkan, seluruh pihak yang terlibat telah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Sumobito.
Polisi juga memfasilitasi mediasi dengan melibatkan pemerintah desa setempat.
“Perkara diselesaikan secara kekeluargaan, kedua belah pihak sepakat tidak saling menuntut dan tidak membuat laporan polisi,” katanya. (riz)
Editor : Achmad RW